Beauty

Review: The Body Heart Goat Milk and Oat Soap, Sabun Batang yang Menyimpan Banyak Kelebihan

Belakangan ini, saya memutuskan untuk beralih dari facial wash yang berupa krim-lotion berbusa ke sabun batang. Lebih tepatnya sih natural soap. Nah, salah satu produk yang sukses jadi pilihan saya adalah The Body Heart Goat Milk and Oat Soap. Meskipun bentuk sabun batang kurang praktis, namun ada beberapa hal yang membuat saya memutuskan untuk tetap menggunakannya. Penasaran kenapa saya tertarik menggunakan produk ini? Langsung temukan jawabannya lewat review berikut ini, ya!

All Natural Ingredients

Salah satu hal positif yang saya temukan dari sabun batangan ini adalah bahan bakunya yang sedikit. Jika dilihat, Anda hanya akan menemukan bahan-bahan alami di dalamnya, seperti saponified coconut, palm oil, olive oil, raw goat milk, dan juga coloidal oat. Menariknya lagi, produk ini juga tidak mengandung SLS, artificial fragrance, chemical preservatives, dan colorant yang dapat memicu alergi khususnya pada kulit sensitif. Bisa dibilang, produk komposisi ingredients sabun batang ini sangat mild dan skin friendly, lah! Jarang banget lho saya bisa menemukan sabun wajah yang seperti ini.

Oatmeal Bagus Untuk Kulit Acne Prone

Setelah mengalami breakout hampir berbulan-bulan, saya jadi mempelajari kandungan apa saja yang baik dan tidak baik untuk kulit saya. Dari situ, saya menemukan bahwa oatmeal ternyata bagus untuk jenis kulit sensitif-acne prone. Oatmeal juga bisa menjadi cleansing agent sekaligus exfoliant yang cukup efektif dengan tekstur yang tidak terlalu harsh. Oleh karena itu, saya sangat menyukai sabun ini karena butiran oatmeal yang dimilikinya terasa halus dan tidak kasar. Selain jerawat jadi jarang muncul, post inflammatory hyperpigmentation di pipi saya pun semakin berkurang perlahan. Bahkan, sabun oatmeal ini juga kerap saya andalkan sebagai soothing agent ketika kulit mulai memunculkan reaksi negatif dari skin care baru yang sedang dicoba. Oh iya, alih-alih memberikan efek kering dan kesat setelah penggunaan, sabun beraroma susu ini justru malah membuat kulit saya jauh lebih lembap.

Alasan Lingkungan

Selain dua alasan di atas, keputusan saya untk memilih produk ini juga karena faktor isu lingkungan. Berbeda dengan facial wash konvensional berkemasan plastik sulit diurai, kemasan sabun batang The Body Heart justru menggunakan kertas yang bisa didaur ulang. Yah, meskipun saya masih menggunakan beberapa produk skin care yang menggunakan kemasan plastik, setidaknya pilihan saya yang satu ini bisa menjadi cara terbaik untuk mulai melestarikan lingkungan. Ada yang pernah mencoba sabun ini? Share juga pendapat Anda di kolom komentar, ya!

Baca juga: Masih Berpikir Sabun Batangan Itu Kuno? Ternyata Jenis Sabun Ini Punya Banyak Kelebihan, Lho!

PREVIOUS ARTICLE

Rainbow Eye Makeup Tutorial by Judith

NEXT ARTICLE

5 Micellar Water di Bawah 100 Ribu yang Bisa Anda Coba

RELATED ARTICLES

passionate dreamer, full time mother

COMMENTS0 comments