Beauty

Review: Multimasking Praktis dengan Masker Korea Gram Double Chemi Pack BanBan

Dari  tahun lalu, pembahasan mengenai multimasking sebenarnya sudah mulai disebut-sebut dan mulai marak. Meski termasuk penganut ritual skin care yang memuja kepraktisan (semi ‘pemalas’ yang sebenarnya nggak malas-malas banget asal hasilnya kentara), tetapi I actually love the idea of multimasking. Apalagi kebutuhan dan struktur kulit memang berbeda-beda tergantung dari areanya. Multimasking itu semacam meng-upgrade diri dengan ritual skin care yang lebih advanced dengan cara memberi apa yang dibutuhkan oleh masing-masing area kulit,terutama jika Anda memiliki kulit kombinasi. Namun, multimasking memang jadi agak ribet ya karena harus menyetok beberapa tipe masker dan pastinya mengambil ruang lebih banyak dari meja rias atau rak skin care Anda. Saya sendiri belum kejadian untuk menjalankan multimasking sampai akhirnya saya menemukan sebuah masker korea Gram Double Chemi Pack BanBan yang sungguh praktis karena memuat 2 macam masker dalam satu kemasan. Cukup panjang ya namanya? Haha, selanjutnya saya akan menyebutnya masker BanBan supaya mudah ya. Usut punya usut, BanBan artinya half half atau setengah setengah, sesuai dengan karakteristik masker BanBan ini. Seperti apa sih produk dan efeknya?

Kemasan dan Produk

Korean face mask

Layaknya tipikal produk Korea, desain kemasan masker BanBan ini cukup eyecatching dengan warna warna yang kontras seperti warna hitam, hijau dan kuning, sesuai dengan warna isinya. Secara fungsional, kemasannya berbentuk jar dan jika dibuka terdiri dari 2 bagian: yang satu clay pack yang berwarna hijau telur asin untuk diaplikasikan di area T-zone, dan yang satu lagi adalah moisturizing pack yang berwarna kuning mustard untuk diaplikasikan di area U zone. Masker ini juga dilengkapi dengan penutup lid yang menjaga agar masker tidak mengering atau bercampur. Selain itu, masker ini juga memiliki spatula yang memudahkan Anda untuk mengambil masker sekaligus menjaga masker agar tetap higienis. Jangan lupa mencucinya setelah menggunakan spatula jika ingin mengambil bagian lainnya agar tidak bercampur.

 

Tekstur dan Aroma

Korean face mask, clay pack

Compact Pore Pack

Compact Pore Pack BanBan yang berwarna hijau memiliki tekstur clay halus yang sedikit liat dengan aroma yang yang nyaris tidak berbau. Masker pore pack ini memiliki kecenderungan untuk mengering atau menjadi liat berhubung akan mengering perlahan setelah diaplikasikan pada wajah. Jadi pastikan Anda menutup kemasannya dengan baik menggunakan tutup lid agar teksturnya tetap lembut.

korean face mask

Dewy Moisturizing Pack

Sedangkan Dewy Moisturising Pack yang berwarna kuning mustard memiliki granula halus yang bisa berfungsi untuk mild exfoliation. Bagian masker BanBan yang ini memiliki aroma natural yang lembut, seperti almond campur shea butter yang menurut saya punya efek relaxing. Untuk dewy moisturizing pack ini teksturnya memang tetap lembut dan tidak mengering setelah pengaplikasian.

Kandungan

Saat mencari tahu lebih banyak tentang kandungannya, sebenarnya masker BanBan ini punya banyak sekali ingredients yang kaya manfaat untuk kulit.

Pada masker Compact Pore Pack, ada kandungan bentonite yang berasal dari clay abu vulkanis yang aging dan berfungsi untuk detoksifikasi, mengencangkan dan mengecilkan pori. Selain itu, ada beberapa kandungan yang beneficial dan memiliki karakteristik antibacterial dan anti inflamasi untuk mengatasi masalah produksi minyak yang kurang seimbang dan seputar jerawat seperti tea tree, applemint leaf extract, dan lemon balm leaf. Ada dua kandungan unggulan lainnya yaitu green tea dan brokoli yang merupakan superfood kaya antioksidan dan vitamin untuk meminimalisir kerutan dan mengembalikan struktur kulit yang rusak akibat polusi dan sinar matahari.

Nah, untuk Dewy Moisturizing Pack, kandungannya juga diperkaya dengan ingredients yang sifatnya melembapkan seperti shea butter dan fermentasi labu. Selain itu, sea buckthorn memiliki manfaat anti-aging dan membantu proses regenerasi kulit. Ditambah lagi dengan kandungan sweet almond oil, papaya, rose hip, dan juga vanilla bean yang kaya antioksidan dan bisa memperbaiki struktur kulit sekaligus membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan sinar UV.

Selain itu, masker ini juga dibuat menggunakan natural ingredients seperti purified water pada compact pore pack dan gliserin pada Dewy Moisturizing Pack. Ingredients ini bersifat menarik dan mengunci jadi terkadang memang Anda akan menemukan sedikit embun atau butir air di bagian atas tutup lid.

Pemakaian

Pertama, ambil Compact Pore Pack yang berwarna hijau mengunakan spatula dan aplikasikan di area T-Zone Anda atau area wajah yang berminyak dan memiliki pori besar. Kalau saya mengaplikasikannya agak melebar ke bagian sebelah hidung karena biasanya saya memiliki komedo dan pori yang relatif lebih besar di area tersebut.

Lalu, bersihkan spatula dan lanjutkan untuk mengaplikasikan moisturising pack di area U-zone dan area wajah yang tersisa.

Saat dipakai, Compact Pore Pack yang berwarna hijau terasa sedikit adem. Setelah dipakai dan dibairkan selama kurang lebih 10 – 15 menit, ada sensasi kulit seperti tertarik dan mengencang seiring dengan mengeringnya masker. Namun, beberapa kali saya coba, masker ini tidak mengering dengan merata di semua area wajah dan ada beberapa area yang masih lembap seperti foto di atas.

Untuk yang Dewy Moisturizing Pack, saat pertama kali pemakaian ada sedikit sensasi hangat yang terasa, tapi kemudian terasa biasa saja. Sempat berpikir apa jangan-jangan ada bahan yang membuat saya alergi ya. Tapi setelah dibiarkan selama 10 – 15 menit dan dibersihkan menggunakan air disertai pijatan lembut, kulit saya baik-baik saja dan tidak ada kemerahan yang muncul. Selain itu, sensasi hangatnya juga tidak muncul pada saat pemakaian masker yang berikutnya.

Pendapat saya

So far saya sudah memakai masker ini 2 – 3 minggu sekali selama sebulan. Pada saat pemakaian minggu pertama, awalnya saya merasa masker ini biasa saja dan nothing spesial, layaknya masker lain yang punya efek melembapkan kulit instantly namun temporarily. Namun, setelah di minggu kedua pemakaian, saya mulai berubah pikiran dan this mask really grows on me. Masker ini punya karakteristik memperbaiki tekstur kulit secara bertahap sehingga terasa lebih halus dan kenyal. Apalagi minggu lalu kulit saya sempat breakout, beruntus, jerawat dan pori tersumbat di area sebelah hidung karena ehm… ketiduran sebelum membersihkan makeup akibat lembur (ini memang ‘dosa besar’ tapi tolong jangan hakimi saya ya haha). Masker ini termasuk salah satu produk yang membantu mengembalikan keseimbangan kulit dan membersihkan serta memperbaiki kondisi pori-pori saya meskipun dibantu oleh rangkaian skin care saya yang lain. Satu lagi highlight yang paling saya suka dari produk ini adalah aromanya yang lembut dan natural, bukan wangi fragrance yang menyengat. Superlike untuk urusan yang satu ini. Harganya menurut saya tidak semurah masker sheet mask ya, yaitu Rp288.000 di Beautylink. Namun perkiraan saya, produk ini bisa digunakan lebih dari 3 bulan jadi sebenarnya cukup hemat.

Ini memang bukan skin care yang bisa menyelesaikan berbagai macam permasalahan kulit. Namun, menurut saya ini produk skin care yang bisa digunakan secara berkala sebagai additional atau pelengkap dari skin care regimen yang Anda punya. Repurchase? Yaaasss.

Ingredients

#T-zone Pore Pack (Green): Water, Kaolin, Bentonite, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Illite, Magnesium Aluminium Silicate, Cetearyl Olivate, Glyceryl Stearate, Microcrystalline Cellulose, Montmorillonite, Green Tea Extract, Lemon Balm Leaf Extract, Applemint Leaf Extract, Tea Tree Extract, Broccoli Extract, Butylene Glycol, Sorbitan Olivate, Cellulose Gum, Allantoin, 1,2-Hexanediol, Illicium Verum (Anise) Fruit Extract, Mica, Disodium EDTA, Chromium Oxide Green, Skullcap Extract

#U-zone Moisturizing Pack (Orange): Glycelin, Kaolin, Dipropylene Glycol, Sweet Almond Powder, Sweet Almond Oil, Shea Butter, Stearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Magnesium Aluminium Silicate, Lactobacillus/Pumpkin Ferment Extract, Vanilla Bean Extract, Papaya Extract, Rose Hip Oil, Hippophae Rhamnoides Oil, Butylene Glycol, Propanediol, Caprylyl Glycol, Cetearyl Olivate, Coco-caprylate, Sorbitan Olivate, 1,2-Hexanediol, Illicium Verum (Anise) Fruit Extract, Skullcap Extract, Mica, Montmorillonite, Sodium acrylate/Sodium acryloyldimethyl taurate copolymer, Isohexadecane, Polysorbate 80

PREVIOUS ARTICLE

Lagi! Kylie Cosmetics Merilis Koleksi Spesial untuk Ulang Tahun Kylie Jenner Tahun Ini

NEXT ARTICLE

Hati-Hati, 5 Kebiasaan Ini Dapat Membuat Rambut Jadi Tipis!

RELATED ARTICLES

Editor in Chief Beauty Journal