Guide

Benarkah Procrastination Alias Kebiasaan Menunda Pekerjaan Merupakan Gangguan Jiwa?

Belum pernah dengar istilah procrastination? Istilah ini merujuk pada gangguan psikologis pada orang-orang yang suka menunda pekerjaan hingga menit-menit terakhir. Meski deadline telah mendekat dan hal yang harus dikerjakan tersebut bersifat high priority, tetap saja Anda menunda mengerjakannya dengan segera. Walau terlihat sepele, namun kebiasaan ini akan sangat merugikan jika seseorang menjadi procrastinator terlalu lama.

Hubungan Procrastination Dengan Kesehatan Jiwa

Procrastination 4

Orang-orang yang mengalami gangguan tersebut biasanya rentan terhadap stres, kehilangan produktivitas pribadi, dan sering menyalahkan diri sendiri karena dianggap gagal dalam menyelesaikan tugas. Jika tiga tanda di atas semakin terlihat akut dan merugikan orang lain, procrastination sudah memasuki tahap kronis dan merupakan gangguan psikologis atau kesehatan jiwa yang terpendam!

Baca Juga: Merasa Mudah Lelah dan Sering Marah? Jangan-Jangan Anda Punya 3 Pola Pikir Penyebab Stres

Ciri-Ciri Gangguan Procrastination

Selain hobi menunda pekerjaan, sebenarnya gangguan ini juga punya ciri lainnya. Coba simak penjelasan di bawah yuk. Apakah Anda atau teman terdekat Anda termasuk orang yang mengalami gangguan procrastination?

1. Penuh Percaya Diri

Procrastination 3

Seseorang yang mengalami gangguan procrastination biasanya sangat percaya diri dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam waktu yang singkat. Hal tersebut bukan karena ia benar-benar sanggup menyelesaikan tugas yang diberikan. Alasan sebenarnya yaitu karena malas, takut tidak dapat mengerjakan tugas tersebut, atau tidak menyukainya. Kalau di menit-menit terakhir, mereka cenderung tak punya pilihan lain, jadi ya tugas tersebut mau tak mau dikerjakan. Begitulah seterusnya.

2. Keras Kepala

Procrastination 1

Seorang procrastinator merasa bahwa dirinya tidak dapat dipaksa untuk mengerjakan sesuatu hal. Mereka punya keyakinan bahwa segala sesuatu harus diatur oleh dirinya sendiri. Mereka bahkan harus menunggu mood bagus yang muncul dalam diri dengan sendirinya. Meski sudah diteriaki atau dimarahi, tipe orang seperti ini tetap tak akan bergerak. Nah, begitu mereka gagal mengerjakannya, mereka pun bisa merasa menjadi korban dari keadaan. Saking keras kepalanya, mereka tidak menyadari bahwa hal tersebut merupakan akibat dari kesalahannya.

3. Merasa Terlalu Sibuk

Procrastination 2

Merasa terlalu sibuk, padahal kesibukan yang menyiksa ini hanya ada dalam pikiran saja. Inilah yang membuat seseorang menunggu hingga saat-saat terakhir dan akhirnya tidak bisa menyelesaikan tugas yang telah diberikan. Contohnya nih, ketika Anda diberi satu tugas, Anda langsung merasa bahwa Anda tidak dapat mengerjakannya, karena harus membersihkan kamar dan juga memasak. Padahal sih, ujung-ujungnya pekerjaan tersebut tidak ada satupun yang terselesaikan. Mereka yang ingin menghindar dari tugas yang mungkin tidak dapat diselesaikan, biasanya seseorang akhirnya memilih untuk melakukan hal-hal yang kurang penting.

Baca Juga: Sering Beraktivitas di Luar Ruangan Bisa Membantu Anda Menurunkan Stres, Lho!

 

PREVIOUS ARTICLE

Terlalu Sering Mengeluh? Coba Cara Berikut Agar Lebih Mudah Bersyukur

NEXT ARTICLE

Yuk, Mulai Jalani Hidup Sehat Dengan 5 Langkah Mudah Berikut!

RELATED ARTICLES

  • Bukan IQ! Ternyata, Salah Satu Faktor Utama Kesuksesan Hidup Adalah EQ Tinggi

    […] Baca Juga: Benarkah Procrastination Alias Kebiasaan Menunda Pekerjaan Merupakan Gangguan Jiwa? […]

  • Susah Mencapai Target atau Deadline? Ini Tips Agar Anda Menjadi Produktif Setiap Hari

    […] Baca Juga: Benarkah Procrastination Alias Kebiasaan Menunda Pekerjaan Merupakan Gangguan Jiwa? […]

  • Merasa Punya Kepribadian Ganda? Cari Tahu Tanda-Tanda Anda Mengalami Gangguan Bipolar

    […] Baca Juga: Benarkah Procrastination Alias Kebiasaan Menunda Pekerjaan Merupakan Gangguan Jiwa? […]

COMMENTS3 comments