Guide

Sudah Berusia 20-an Tapi Belum Pernah Pacaran? Tidak Perlu Khawatir, Ini 5 Alasannya

Angkat tangan jika Anda sudah berusia kepala dua, tapi belum pernah memiliki pacar! Jika Anda mengangkat tangan, pasti Anda sering mendapat ejekan dari teman, sering ditanyakan keluarga, dan sering memikirkan status Anda yang masih jomblo. Ditambah lagi melihat teman-teman yang rata-rata sudah memiliki pasangan, rasa khawatir akan nasib percintaan jadi semakin sering muncul. Namun, sebenarnya Anda tidak perlu khawatir, lho. Menjadi seorang jomblo memiliki banyak manfaat dan Anda bisa lebih fokus kepda berbagai hal. Untuk mengurangi keresahan Anda, simak alasan-alasan Anda tidak perlu khawatir jika masih jomblo di usia 20-an!

Masing-Masing Orang Memiliki Timeline Berbeda

Berusia 20-an dan memiliki teman yang sudah berkali-kali pacaran bisa menjadi hal yang sulit. Bisa dimengerti, kok, berhenti membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain memang tidak mudah. Namun, menurut riset oleh beberapa psikologis asal Kanada, membanding-bandingkan diri dengan orang lain dapat menyebabkan depresi dan mengurangi kepercayaan diri, lho. Sebaiknya Anda mulai menyadari bahwa setiap orang memiliki hidup dan timeline yang berbeda. Teman-teman Anda tidak mulai memiliki pacar pada waktu yang bersamaan, kan? Ada yang pertama kali berpacaran sejak duduk di bangku SMP, ada juga yang sejak SMA. Nah, bagi Anda tentu akan ada waktunya sendiri. Untuk sekarang, fokus dulu kepada cita-cita dan passion Anda. Lagipula, di era media sosial ini, Anda harus bersikap kritis kepada segala hal. Belum tentu pasangan yang terlihat mesra di Instagram, hubungannya sebaik dalam foto.

Apa Gunanya Terburu-Buru?

Saat memasuki usia 20-an, ada banyak faktor yang membuat Anda ingin segera memiliki pacar. Mungkin keluarga sering bertanya “kapan nikah?” atau Anda adalah satu-satunya yang masih jomblo di kelompok pertemanan Anda. Namun, sebenarnya, usia 20-an adalah masa-masa paling tepat untuk bertualang, lho. Dengan berstatus single, Anda memiliki kebebasan yang mungkin tidak dimiliki orang-orang yang berpasangan. Masih ada edukasi, karier, dan hobi yang dapat ditekuni, serta Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu bersama teman dan keluarga. Daripada terlalu fokus dengan status hubungan, ada baiknya Anda menjadi lebih produktif dengan fokus kepada goals yang ingin dicapai.

Don’t Settle For Less!

Memiliki pasangan yang kurang sesuai hanya karena Anda ingin cepat-cepat memiliki pacar is a big no! Jangan tergoda dengan keinginan untuk berpacaran sehingga asal menerima orang yang mendekati Anda. Jika kepribadiannya kurang oke atau memiliki sifat-sifat yang kurang menyenangkan, sebaiknya tidak usah dipaksakan. Jangan menjalin hubungan dengan orang yang membuat Anda sedih, insecure, dan menghambat cita-cita Anda. Apalagi hanya karena merasa ‘terpaksa’. Gak banget! Anda layak mendapatkan seseorang yang perhatian, peduli, dan menghargai Anda dengan sepenuh hatinya. Tunggu saja hingga ada seseorang yang benar-benar cocok dengan Anda. Daripada berada di hubungan yang tidak sehat, lebih enak menjadi single, kan?

Pacar Bukanlah Solusi Tepat Untuk Mengakhiri Rasa Kesepian

Masih Jomblo Usia 20-an

Sumber Foto: Daniel Ingold

Orang yang single tentu sering merasa kesepian dan sedih karena tidak memiliki pasangan. Apalagi jika teman-teman sudah banyak yang berpasangan, pasti suka merasa tertinggal, kan? Nah, tapi memiliki pasangan sebenarnya bukanlah solusi yang tepat untuk rasa kesepian, lho. Pola pikir seperti itu justru dapat memperburuk hubungan Anda dengan sang pacar. Menurut Kira Asatryan dari Psychology Today, cinta bukanlah solusi untuk rasa kesepian karena cinta itu tidak konstan. Suatu hari Anda bisa kasmaran, tapi keesokan harinya bertengkar hanya karena hal sepele. Bahkan menurut penulis Margaret Paul, Ph.D., orang yang berpasangan pun bisa merasa kesepian. Anda bisa merasa kesepian jika pasangan Anda lebih mengutamakan pekerjaan dan hobi, sering menolak untuk menyelesaikan masalah, dan Anda merasa kurang nyaman untuk menceritakan masalah-masalah Anda kepada sang pasangan.

Cara paling tepat untuk mengakhiri rasa kesepian adalah dengan self-love, yaitu mencintai diri sendiri. Dengan menerima dan menghargai diri sendiri, Anda akan lebih menikmati meluangkan waktu sendiri. Mencintai diri sendiri memang bukan hal yang mudah dan membutuhkan waktu. Namun, jika rasa kesepian yang Anda alami sangat sulit untuk dihilangkan, sebaiknya Anda mengunjungi seorang psikolog. Mungkin saja perasaan yang Anda alami ada kaitannya dengan gangguan kesehatan mental seperti depresi dan anxiety.

Belum Pernah Pacaran Bukan Berarti Anda ‘Gak Laku

Nah, pasti ‘gak laku’ sering dijadikan ledekan bagi yang sudah lama jomblo. Jangan biarkan emosi Anda terpicu oleh kalimat tersebut, single bukan berarti Anda ‘gak laku’. Mungkin Anda masih menunggu orang yang tepat, masih ingin fokus dengan kesibukan lain, atau masih ingin melakukan hal lebih bebas dan belum ingin pacaran saja. Apa pun alasannya, ingat bahwa memiliki status single itu bukanlah sebuah masalah, dan omongan orang lain tidak usah dimasukkan ke hati. Mulai sekarang, jangan merasa insecure karena Anda masih jomblo! Daripada berada di hubungan cinta yang tidak sehat, lebih baik Anda manfaatkan masa-masa jomblo ini dengan baik.

Baca Juga: 7 Aktivitas Tanpa Biaya yang Bisa Anda Lakukan Untuk Meredakan Stres

PREVIOUS ARTICLE

Reksa Dana, Pilihan Investasi Favorit Banyak Orang. Apa Alasannya?

NEXT ARTICLE

Ini Adalah Cara Terbaik Untuk Meredakan Stres Berdasarkan Zodiak. Sudah Pernah Coba?

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments