Lifestyle

Mengikuti Gaya Hidup Millennial, Boleh-Boleh Saja. Namun, Perhatikan juga Aturan Soal Keuangannya

Mengikuti gaya hidup ‘kekinian’ memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Selain rajin update dengan mengunjungi restoran atau cafe baru yang punya latar Instagrammable, kegiatan berlibur atau traveling juga perlu rutin dilakukan setidaknya beberapa bulan sekali. Namun kehidupan yang terlihat menyenangkan saat diunggah ke media sosial ini bukan tanpa pengorbanan, lho. Anda juga harus cermat dan pandai dalam mengatur keuangan agar kehidupan di masa depan tetap terjamin.

Terlalu memerhatikan kehidupan sosial memang tidak baik bagi keuangan Anda. Selain cenderung boros, mengikuti tren juga tidak akan ada habisnnya. Namun bukan berarti Anda tidak bisa bersenang-senang, lho. Selama tahu cara mengatur keuangan, Anda tetap bisa menikmati gaya hidup era millennial tanpa mengorbankan masa depan. Caranya dengan mengatur keuangan dan menjalani 5 aturan berikut ini.

1. Buat Bujet yang Realistis

sumber: www.huffingtonpost.com

Pastikan membuat bujet sebagai batasan atau ‘rem’ agar tidak kebablasan. Coba hitung, dari penghasilan yang ada berapa nominal realistis untuk pengeluaran senang-senang Anda. Nah, ketika sudah menentukan bujet, coba tegas dengan diri sendiri dengan tidak membelanjakan melebihi bujet yang sudah dibuat.

Baca juga: 6 Jars System, Metode Efektif untuk Mengatur Keuangan Bulanan

2. Buat Dana Darurat

Saat terima gaji, sebaiknya segera alokasikan dana untuk tabungan maupun dana tak terduga dan berbagai kebutuhan dasar selama sebulan. Lalu sisanya baru bisa Anda bagi untuk kebutuhan tersier yang bersifat hiburan.

Idealnya nominal dana darurat adalah sebesar 3 kali gaji bulanan. Penyisihan dana darurat ini akan membuat Anda tidak perlu khawatir saat mendadak membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk hal mendesak. Misal saat sakit atau tiba-tiba mendapat pemutusan kerja secara sepihak. Tapi, bukan berarti karena ada dana darurat, Anda bisa terus-terusan menghabiskan gaji bulanan, ya! Karena saldo tabungan perlu rutin diisi juga setiap bulannya.

3. Cari Penghasilan Tambahan

sumber: http://positivechick.com

Work hard play hard. Kalau merasa penghasilan yang sekarang tidak bisa membiayai kebutuhan hura-hura, berarti Anda perlu mendapat pemasukan tambahan.  Mulai gali kemampuan Anda dna kembangkan sebagai cara untuk mendapat dana tambahan. Misal memilih sebagai reseller produk, atau memanfatkan keahlian di bidang tertentu sebagai profesi sampingan, seperti bidang fotografi, crafting maupun membuka les privat.

4. Kelola Hutang Anda

sumber: www.moneycrashers.com

Saat ini bukan hanya pemilik kartu kredit saja yang harus rutin membayar tagihan. Sistem kredit barang tanpa kartu kredit yang banyak dilakukan berbagai gerai toko juga membuat orang lebih memilih sistem cicilan demi memiliki produk impian. Nah dalam menghadapi hal ini Anda perlu lebih bijak dan mementukan batasan.

Selama produk yang Anda butuhkan bisa dibeli secara tunai, sebaiknya hindari memilih sistem kredit. Selain itu jika sudah terlanjur memiliki tagihan cicilan, pastikan untuk rutin membayarnya setiap bulan dan jangan dulu membeli barang lain, jika cicilan yang sebelumnya masih berjalan.

5. Tau Mana Kebutuhan dan Keinginan

sumber: hubpages.com

Terlalu sering window shopping dengan membuka website atau akun online shop bisa membuat Anda tergoda untuk membeli sesuatu padahal bujet untuk bersenang-senang sudah habis. Untuk menghindari keinginan belanja ini, sebaiknya buat komitmen dengan diri sendiri dan tegas dalam menentukan mana yang jadi keinginan dan kebutuhan. Jika bujet bersenang-senang sudah habis, sebaiknya kurangi kebiasaan melihat-lihat online shop dan pilih kegiatan lain yang lebih positif.

Baca juga: Dompet Sudah Menipis di Tengah Bulan? Coba Tips Hemat Berikut yang Tak Bikin Anda Menderita

PREVIOUS ARTICLE

Kampanye Ayo #StopFlu! Untuk Cegah Penyebaran Virus Influenza

NEXT ARTICLE

Persiapkan Dirimu Ladies, Ini 5 Film Indonesia yang Tayang di Bulan Mei 2018!

RELATED ARTICLES

COMMENTS

1comment


  • Valentina Bangun3 weeks ago

    Yups jangan karena gengsi jadi menumpuk hutang