Lifestyle

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Anda Lakukan Saat Berlibur di Jepang

Kegiatan traveling tidak hanya membawa Anda menjelajah tempat-tempat baru tapi juga menambah wawasan mengenai berbagai adat istiadat yang berlaku di tempat wisata tujuan. Sesuai dengan peribahasa ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’ Anda juga perlu lho, untuk sekadar mencari tahu mengetahui aturan yang berlaku di daerah yang akan Anda sambangi. Dan salah satu negara yang memiliki banyak aturan atau kebiasaan unik adalah Jepang. Selain karakteristik masyarakat yang disiplin dan menjunjung tinggi sopan santun, Anda juga perlu memastikan untuk tidak melakukan hal-hal berikut agar acara liburan di Negeri Matahari Terbit ini tetap nyaman dan meninggalkan kenangan menyenangkan. Apa saja?

1. Sembarangan Menggunakan Sumpit

Sumpit bukan hanya sekadar alat makan buat orang Jepang. Beda peletakan dan memegang, berbeda juga maknanya. Makanya saat memegang sumpit Anda harus memerhatikan beberapa catatan ini ladies. Salah satunya adalah jangan meletakkan sumpit secara vertikal ke dalam mangkuk nasi karena itu menandakan kemalangan atau ritual pemakaman. Selain itu jangan menggosok, menggunakannya seperti stik drum, memukulkan pada mangkuk, atau menunjuk orang dengan sumpit, karena semua tindakan tersebut tergolong tidak sopan dan terkesan kasar.

2. Menggunakan Sepatu di Dalam Rumah

sumber: tofugu.com

Untungnya kita orang Indonesia memang punya kebiasaan melepas alas kaki kalau masuk ke rumah, jadi aturan ini sepertinya tidak terlalu sulit untuk diaplikasikan. Memang, orang Jepang sangat concern dengan kebersihan. Bahkan mereka punya dua tipe sandal yang digunakan di dalam dan di luar rumah. Selain itu masyarakat jepang juga memiliki sandal khusus toilet. Jadi usahakan untuk selalu menggunakan sandal toilet dan mengganti kembali dengan sandal rumah setelah selesai digunakan. Meskipun sedikit repot tapi hal ini penting dilakukan, mengingat sandal toilet merupakan benda rumah yang dianggap paling kotor oleh orang Jepang.

3.Membuat Keributan di Kereta Api

Di Jepang, kereta api jadi salah satu transportasi umum yang paling populer. Tapi karena hal ini pula, Anda perlu mengetahui berbagai aturan yang berlaku bagi para pengguna kereta api. Selain aturan mengantri secara rapi dan selalu mendahulukan penumpang yang turun, para pengguna kereta juga wajib menyalakan mode senyap pada telepon genggam mereka. Tak hanya itu saja, Anda juga dilarang berisik, dan harus selalu memperhatikan volume saat mendengarkan musik melalui headphone. Meskipun tidak ada aturan tertulis, namun siap-siap saja mendapat tatapan aneh dari penghuni kereta jika Anda melanggar berbagai hal di atas.

4. Memperlihatkan Tato di Beberapa Tempat Umum

Bagi Anda yang memiliki tato di area tubuh sepertinya perlu mengeluarkan usaha ekstra dalam memilih tempat penginapan, area pemandian umum (onsen), gym, maupun kolam renang. Pasalnya sebagian tempat tersebut memberlakukan aturan pada mereka yang bertato untuk tidak memperlihatkan tato secara terang-terangan. Bahkan menurut survey yang sempat dilakukan oleh agen tour di tahun 2015 lalu, menunjukkan hasil dimana sekitar 51% pemilik tempat penginapan tidak menerima tamu yang memiliki tato pada area terbuka di tubuh mereka. Meskipun tidak semua tempat melarang tamu terutama turis yang bertato, tapi ada baiknya jika Anda selalu menanyakan aturan yang dibuat tempat penginapan, gym maupun pemandian umum sebelum memasukinya.

5. Memberikan Tip

sumber: huffingtonpost.com

Ternyata Jepang punya aturan keras soal pemberian tip. Buat mereka memberikan tip sama saja dengan merendahkan, dan bukan bentuk apresiasi. Bahkan kalau ada tamu yang meninggalkan uang lebih, tidak jarang staf restoran akan berlari mengejar dan mengembalikan uang tersebut. Jadi kalau Anda merasa puas dengan pelayanan yang diberikan , cukup ucapkan terima kasih sambil membungkukkan badan.

Baca juga: Berencana Berlibur ke Negeri Sakura? Ketahui Waktu Terburuk Untuk Berlibur ke Jepang Ini!

PREVIOUS ARTICLE

5 Selebriti yang Kabur Sejenak dari Ketenaran untuk Merawat Kesehatan Mentalnya

NEXT ARTICLE

Bahaya Bronkiektasis, Kondisi Batuk Berdahak yang Tak Kunjung Sembuh

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments