ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Punya Rekan Kerja Toxic? Pertimbangkan untuk Resign Jika Sampai Alami 5 Hal Ini

Terdapat berbagai alasan yang menyebabkan seseorang resign dari pekerjaan. Bisa jadi alasannya karena ada tawaran pekerjaan lain yang lebih menarik, rencana pindah ke luar kota, atau bisa juga karena ingin fokus menjalani bisnis lain. Sayangnya, tak selamanya alasan resign itu positif. Terkadang, justru hal kurang baiklah yang membuat mereka ingin segera meninggalkan kantor. Misalnya saja, saat sekantor dan bekerja dengan seseorang yang toxic. Meski sepintas alasan ini terdengar remeh, namun jika Anda sudah mengalami 5 tanda berikut, maka tak ada salahnya untuk mempertimbangkan resign dengan segera, lho!

1. Tak ada perubahan meski telah menyuarakan keluhan yang dialami

Tanda Harus Resign jika Rekan Kantor Toxic

Walaupun konfrontasi mungkin bukan solusi pertama yang Anda pikirkan, namun menurut Harvard Business Review, membicarakan masalah secara langsung dengan orang yang bersangkutan itu perlu. Tujuannya, tentu saja agar hubungan Anda dengan orang tersebut jadi membaik. Namun, pastikan cara penyampaian komunikasinya tetap sopan dan profesional, sehingga Anda bisa menyampaikan permasalahan secara lebih objetif. Jika cara ini tidak berhasil, Anda bisa membawa permasalahan ini kepada bos atau pihak HRD. Namun, jika semua hal ini sudah Anda lakukan dan tidak ada perubahan apa-apa, mungkin Anda harus menjadi jalan ‘keluar’ yang sesungguhnya.

Baca juga: Ingin Kehidupan Sosial Lebih Baik di 2019? Berikut 5 Tipe Toxic People yang Harus Anda Hindari

2. Anda selalu mengerjakan lebih banyak dari yang seharusnya

Tanda Harus Resign jika Rekan Kantor Toxic

Dalam dunia kerja, lembur sudah jadi hal yang sangat lumrah. Ada beberapa hal yang membuat seseorang harus lembur, mulai dari permintaan dadakan dari klien, hingga start-up company yang masih kurang tenaga kerja, sehingga Anda pun diminta untuk menjadi sosok multitasking. Dua hal tersebut sebenarnya masih tergolong wajar, kok! Namun, jika atasan atau rekan kerja terus-menerus meminta Anda untuk mengerjakan sesuatu (termasuk pekerjaannya) di luar job desk, jangan ragu untuk menolaknya. Jika tidak, bisa-bisa Anda akan kewalahan dalam menyelesaikan pekerjaan sendiri.

3. Melibatkan masalah personal

Tanda Harus Resign jika Rekan Kantor Toxic

Sudah banyak pekerjaan, tiba-tiba Anda mendengar selentingan rumor kalau salah satu rekan kerja kerap menyebut Anda sebagai ‘si penjilat’. Situasi tersebut tentu saja mebuat Anda jadi tidak betah berlama-lama di kantor, kan? Selain itu, selentingan isu miring juga tidak menutup kemungkinan dapat membuat Anda jadi kurang fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Well, jika permasalahan Anda di kantor sudah mulai melibatkan hal berbau personal, maka tak ada salahnya jika Anda menjadikan resign sebagai keputusan tepat untuk menjauhi lingkungan yang toxic!

Baca juga: Waspadai 5 Tipe “Toxic People” yang Akan Anda Temui di Dunia Pekerjaan

4. Toxic person tersebut adalah bos Anda

Tanda Harus Resign jika Rekan Kantor Toxic

Sudah membaca artikel “Tanda Bos Abusive” dan “Tanda Toxic Boss“? Jika sudah, apakah salah satu dari tanda-tanda yang disebutkan pernah Anda alami? Apabila Anda tengah berada dalam situasi tersebut, mungkin sedikit pelik untuk menyelesaikan masalahnya, ya! Pasalnya, Anda tidak bisa berkonsultasi dengan si bos, karena memang dialah sumber masalahnya. Berkonsultasi dengan pihak HR pun juga tergolong tricky, karena bisa-bisa malah Anda dianggap memojokkan si bos. Jika kelakuan atasan sudah semakin ‘ajaib’, mungkin ini saatnya bagi Anda untuk mempertimbangkan resign.

4. Kesehatan fisik dan mental Anda terganggu

Tanda Harus Resign jika Rekan Kantor Toxic

Pada akhirnya, berbagai hal-hal di atas tak hanya akan berdampak pada performa di kantor, namun juga pada kesehatan fisik dan mental Anda. Akibat menyelesaikan pekerjaan yang dilimpahkan oleh rekan kerja yang bermasalah, Anda jadi lembur hampir setiap hari. Pola kerja yang tak beraturan tentu saja dapat membuat pola makan dan tidur jadi terganggu. Ditambah lagi, Anda juga lelah secara mental karena harus menghadapi komentar pedas dari si bos. Kalau sudah begini, tak ada salahnya deh mengajukan resign demi kesehatan fisik dan mental. Always remember to put your health and happiness first, ladies!

Baca juga: Jenis-Jenis Toxic People yang Mungkin akan Anda Temui di Kehidupan Sehari-hari

PREVIOUS ARTICLE

Review Film: Mia and The White Lion, Kisah Persahabatan yang Tak Biasa Antara Gadis Muda dan Singa Putih

NEXT ARTICLE

Sebelum Menjalin Hubungan dengan Pria Lebih Muda, Ketahui Dulu 5 Hal Ini

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

COMMENTS

2comments


  • Nur Aini Haryati2 weeks ago

    Just resign

  • Alprilia Nuriani1 month ago

    Nice article :)