ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Wah, Ternyata 5 Kebiasaan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Payudara!

Meski penyebab persis kanker payudara masih belum diketahui pasti, tapi para ahli setuju bahwa ada hal tertentu yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Yang tidak terduga, ternyata gaya hidup dan aktivitas yang biasa Anda jalankan setiap hari bisa memengaruhi risiko terkena kanker payudara. Apa saja kebiasaan yang harus dihindari dan dikurangi ya?

1. Paparan Cahaya Berlebih di Malam Hari

Meningkatkan Resiko Kanker Payudara - Night Shift

Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita yang bekerja di malam hari, misalnya pekerja shift malam, dokter, atau polwan memiliki risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi. Wanita yang tinggal di area dengan paparan cahaya buatan yang tinggi di malam hari juga memiliki risiko yang sama. Para ahli menilai peningkatan ini berhubungan dengan tingkat melatonin. Ini adalah hormon yang mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk siklus tidur. Saat Anda bekerja di malam hari dan terkena paparan cahaya buatan, melatonin jadi tidak bisa diproduksi dengan maksimal.

2. Jarang Berolahraga

Padatnya kegiatan sering membuat banyak wanita tidak sempat berolahraga, sehingga tubuh jadi kurang aktif dan lemak menumpuk. Padahal, semakin banyak lemak yang ada pada tubuh maka semakin besar juga hormon estrogen yang diproduksi tubuh. Bila sel dalam jaringan payudara terpapar estrogen berlebih dalam jangka waktu panjang, risiko terkena kanker payudara pun jadi meningkat. Ngeri ya? Karena itu, ayo sempatkan olahraga setidaknya 4 hingga 7 jam tiap minggunya.

3. Konsumsi Makanan yang Dimasak Dengan Suhu Tinggi

Meningkatkan Resiko Kanker Payudara - Meningkatkan Resiko Kanker Payudara - Sate

Satai kambing, daging bakar, dan steak memang lezat ya? Kalau Anda gemar menyantap menu-menu tersebut, Anda harus lebih waspada. Saat daging dimasak dengan suhu tinggi dalam waktu cukup lama, senyawa kimia heterocyclic amines (HCAs) akan terbentuk. Senyawa ini biasanya terkumpul di bagian yang terbakar atau gosong. Ada juga senyawa polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang terdapat dalam asap yang dihasilkan dari tetesan lemak yang terbakar. National Cancer Institute menghubungkan kedua senyawa kimia ini dengan terjadinya kanker payudara. Eh tapi jangan sedih, Anda masih boleh kok sesekali makan satai atau ikan bakar, asalkan diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

4. Menggunakan Kosmetik yang Mengandung Bahan Kimia Tertentu

Tak semua kosmetik mengandung bahan berbahaya, namun memang ada beberapa kandungan kimia yang memiliki beberapa efek buruk pada tubuh jika digunakan dalam waktu lama. Ada beberapa kandungan yang secara umum dihindari, yaitu parabens dan phtahalates. Meski masih diperdebatkan oleh para peneliti mengenai efeknya pada risiko kanker payudara, ada beberapa pendapat yang menyatakan dugaan ketidakseimbangan hormon karena penggunaan kedua bahan ini. Ada baiknya, Anda mulai memerhatikan dengan cermat label kandungan bahan pada kosmetik sebelum Anda membelinya.

5. Jarang Keluar Ruangan

Risiko Kanker Payudara - Vitamin D

Gaya hidup modern membuat banyak orang lebih sering menghabiskan waktu untuk bekerja di dalam ruangan, sehingga tidak mendapatkan vitamin D secara alami dari sinar matahari. Peneliti menduga bahwa wanita dengan tingkat vitamin D rendah memiliki risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi. Ini karena vitamin D memiliki peran untuk mengontrol pertumbuhan sel payudara normal dan bisa menghentikan perkembangan sel kanker payudara.

PREVIOUS ARTICLE

Sedang Diet Tapi Tetap Gagal Menurunkan Berat Badan? Hindari 7 Kesalahan Ini

NEXT ARTICLE

Young Moms, Ini 5 Trik Agar Tetap Bugar Walau Sering Begadang

RELATED ARTICLES

comments