Guide

Puasa Sama Dengan Detoks Tubuh. Apakah Teori Ini Benar?

Karena menahan lapar, puasa kerap diidentikkan dengan kekurangan gizi juga nutrisi. Anggapan ini tentu tak benar. Ada manfaat besar di balik ibadah puasa. Yang sudah dipercaya dari dulu, puasa itu tak ubahnya detoks tubuh. Hal ini ada benarnya kok. Singkatnya begini, tubuh mendapat asupan gizi dan nutrisi dari makanan yang tidak tepat sehari-hari sehingga berakhir menjadi toksin di dalam tubuh. Nah, dengan berpuasa, Anda secara tak langsung bisa memperkecil kemungkinan masuknya racun ke dalam tubuh. Jadi, apakah puasa bisa dikatakan sebagai detoks tubuh? Tentu saja! Berikut adalah beberapa alasannya.

1. Mengistirahatkan Organ Pencernaan

Puasa Detoks Tubuh

Manfaat puasa yang paling terasa dari segi kesehatan adalah adanya waktu istirahat bagi organ pencernaan. Bayangkan saja. Sehari-hari, Anda menyantap makanan berat dua kali sehari (kadang tiga kali sehari). Ditambah camilan di sana-sini, kinerja organ pencernaan tentu saja menjadi lebih berat. Dengan berpuasa, usus serta organ pencernaan lainnya bisa beristirahat, atau dalam kata lain terdetoksifikasi.

2. Efektivitas Penyerapan Gizi

Anggapan puasa akan mengurangi gizi sebenarnya anggapan yang kurang tepat. Justru sebaliknya, puasa akan membuat penyerapan nutrisi dari makanan menjadi lebih efektif. Tahukah Anda? Di hari-hari biasa, tubuh hanya mampu menyerap sari makanan sebesar 35% sehingga makanan banyak yang terbuang percuma karena tak tercerna denagn baik. Ketika kuantitas makanan dikurangi selama puasa, serapan sari makanan akan meningkat hingga 85%!

Baca Juga: Yuk, Persiapkan Diri Agar Tetap Fit di Bulan Puasa Dengan Cara Ini

3. Pemanfaatan Energi

Sehari-hari, energi yang dihasilkan tubuh kebanyakan hanya untuk memproses makanan. Ketika berpuasa, maka pemanfaatan energi akan dialihkan ke hal lain. Porsi paling besarnya, energi akan dimanfaatkan untuk metabolisme tubuh dan memperbaiki sistem imun. Sisa energi lalu dipakai untuk memperbaiki luka dan membuang toksin dari tubuh.

4. Membakar Cadangan Lemak

Tentu saja tak semua lemak jahat dan bikin Anda gemuk. Lemak dalam tubuh baik untuk tubuh, karena merupakan bentuk lain dari cadangan energi. Sayangnya, cadangan energi ini tak bisa bertahan lama dan harus cepat ‘dibakar’. Kalau terlalu lama mengendap, barulah cadangan energi ini akan membahayakan kesehatan. Cadangan lemak bisa memicu beragam penyakit. Ketika asupan energi berkurang, tubuh akan mengambil cadangan lemak ini. Karena itulah, momen berpuasa bisa berguna untuk membakar cadangan lemak, yang juga diartikan sebagai detoks xenobiotic alami.

5. Membatasi Kelebihan Kalori

restiksi kalori Puasa = Detoks Tubuh. Bernarkah?

Ternyata, kelebihan kalori dalam tubuh bisa meningkatkan kadar insulin dan glukosa lho. Dengan berpuasa, Anda bisa mencegah kondisi ini terjadi sehingga Anda bisa sekaligus menormalkan fungsi jantung dan meminimalisir tekanan darah. Seperti yang sudah banyak diketahui, insulin adalah pemicu utama dari beberapa penyakit seperti diabetes, kanker, darah tinggi, penyakit jantung, dan lainnya.

Baca Juga: ‘Bersihkan’ Tubuh Menjelang Bulan Puasa Dengan Melakukan Diet Berikut

PREVIOUS ARTICLE

Ingin Sukses Dalam Hidup? Anda Perlu 5 Tipe Teman yang Seperti Ini Nih

NEXT ARTICLE

Sering Melewatkan Sarapan Bisa Jadi Penyebab Tubuh Cepat Lemas, Lho!

RELATED ARTICLES

comments