Guide

5 Penyakit Berbahaya yang Dapat Disebabkan oleh Gigitan Nyamuk

Waktu-waktu transisi dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya biasanya diisi dengan cuaca yang sangat tidak menentu. Selain membuat daya tahan tubuh menurun dan rentan akan penyakit, waktu-waktu ini juga biasanya diisi dengan kehadiran serangga kecil yang sangat mengganggu, nyamuk. Duh! Siapa sih yang tidak sebal dengan serangga satu ini? Sudah berisik, gigitannya akan membuat kulit Anda bentol dan gatal pula. Eits, tapi tidak hanya menyebabkan bentol, hewan kecil ini juga bisa memicu berbagai penyakit berbahaya yang mengancam kesehatan Anda, lho! Yuk, lihat di sini!

Baca juga: Kalau Cuaca Sedang Labil, Ini Penyakit yang Harus Anda Waspadai

1. Zika

Penyakit dari Gigitan Nyamuk

Masih ingat dengan penyakit yang sempat menghebohkan dunia di tahun 2016 ini? Karena dapat menyebabkan microcephaly, kelainan pada bayi lahir dengan ukuran kepala yang lebih kecil dari ukuran normal, maraknya virus zika sempat menyebabkan adanya larangan bepergian di beberapa negara. Zika menular melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, tetapi untungnya, seseorang yang sudah tergigit oleh nyamuk aedes aegypti akan memiliki kekebalan yang membuat penyebaran virus cepat menurun dan tidak terlalu parah.

2. Demam Berdarah Dengue

Penyakit dari Gigitan Nyamuk

Berdasarkan data internal dari Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), pada tahun 2015, terdapat lebih dari 120 ribu orang yang terjangkit demam berdarah di Indonesia, dimana 1.240 di antaranya meninggal dunia. Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1969 di Surabaya, hingga kini Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan kasus DBD terbesar di antara 30 negara wilayah penyebaran penyakit ini.

Sama-sama disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti seperti Zika, DBD menjadi penyakit yang lebih mengancam di Indonesia karena banyaknya tempat untuk nyamuk bersarang dan bertelur. Oleh karena itu, cara terbaik mencegah DBD adalah melalui Gerakan 3M, yakni menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang bekas. Gerakan sederhana tersebut akan membantu mengurangi tempat nyamuk bersarang dan bertelur.

3. Chikungunya

Penyakit dari Gigitan Nyamuk

Lagi-lagi disebabkan oleh aedes aegypti, virus chikungunya akan menyebabkan demam, sakit kepala, serta nyeri otot yang dapat berlangsung bertahun-tahun. Nah, yang seramnya nih, virus chikungunya belum bisa dicegah maupun diobati. Virus ini umumnya ditemukan di Afrika dan Asia, meskipun angka kasus yang terjadi masih tergolong rendah. Untuk mencegah terjangkitnya virus ini (maupun virus akibat nyamuk lainnya), yang dapat Anda lakukan adalah menghindari gigitan nyamuk sebisa mungkin dengan menggunakan lotion anti serangga misalnya.

4. Malaria

Penyakit dari Gigitan Nyamuk

Menurut WHO, 40% populasi dunia memiliki risiko terjangkir malaria. Namun, kasus terbanyak ditemukan di area Afrika, di mana penyebaran penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles. Sedangkan, di Indonesia angka kasus Malaria telah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun ke tahun, meskipun masih ditemukan di Indonesia bagian timur seperti Papua, NTT, Maluku, dan Bengkulu. Jika Anda memiliki rencana bepergian ke negara-negara afrika atau ke wilayah timur Indonesia, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu langkah pencegahan malaria apa yang dapat dilakukan.

5. Yellow Fever

Penyakit dari Gigitan Nyamuk

Yellow Fever merupakan infeksi virus yang berasal dari binatang, tapi dapat menular pada manusia juga melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Penyakit ini banyak ditemukan di Afrika serta daerah tropis di negara-negara Amerika Selatan, sehingga umumnya menjangkiti orang-orang yang bekerja atau tinggal di perbatasan hutan. Penyakit ini ditandai dengan gejala serupa flu, di mana mayoritas penderitanya akan sembuh dengan sendirinya. Namun ada 15% kemungkinan penderita akan mengalami gejala lebih berat seperti muntah-muntah, pendarahan, serta mengalami penyakit kuning yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Untungnya, penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin agar tidak memakan korban lebih banyak.

Baca juga: 5 Bahan Alami Ini Dikenal Ampuh Mengatasi Gigitan Nyamuk

PREVIOUS ARTICLE

Eits, Jangan Emosi Dulu, Ini Berbagai Tips Menghadapi Pasangan yang Kecanduan Game Online

NEXT ARTICLE

Liburan On-Budget, Siapa Takut? Yuk, Persiapkan Liburan Hemat dengan Beberapa Tips Berikut Ini

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

comments