ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

5 Pelajaran Hidup yang Bisa Anda Peroleh dari Acara Netflix “Tidying Up With Marie Kondo”

Penggemar serial Netflix pasti sudah tidak asing dengan satu acara yang setahun belakangan ini sedang banyak dibahas. Ya, program acara tersebut adalah “Tidying Up With Marie Kondo”. Reality show yang hadir dalam 8 episode dan berdurasi 35 – 48 menit ini menyuguhkan pengalaman Marie Kondo membantu kliennya dalam menata rumah yang berantakan dan penuh dengan tumpukan barang.

Meski hanya membahas seputar tips menata dan merapikan barang di rumah dengan metode Konmari yang diperkenalkan melalui buku best seller berjudul “The Life-Changing Magic of Tidying Up” karya Marie Kondo, ternyata ada banyak pelajaran hidup yang berharga dan bermanfaat bila dipraktikkan. Yuk, simak 5 pelajaran hidup yang bisa Anda peroleh dari acara Netflix “Tidying Up With Marie Kondo” berikut ini!

Mencintai perubahan

Kondisi tempat tinggal yang berantakan dan dipenuhi dengan barang-barang bisa disebabkan karena kebiasaan sehari-hari yang kurang teratur dan suka menimbun barang. Kunci dari menerapkan Konmari adalah mencintai perubahan. Namun, perubahan yang signifikan tentu saja bukan hal yang mudah. Banyak orang merasa enggan untuk menata kembali barang yang ada di rumah karena tidak mau memulai dan malas melihat rumah yang sudah terlalu berantakan. Dalam setiap akhir episode serial “Tidying Up With Marie Kondo”, diperlihatkan orang-orang yang awalnya tidak mau melakukan perubahan, tetapi pada akhirnya sangat bersemangat dalam menata ulang kembali barang-barang yang ada di rumah mereka.

Tempat yang berantakan memengaruhi hubungan Anda dengan orang terdekat

Percaya atau tidak, keadaan rumah dengan tumpukan barang yang berantakan dan tidak tertata akan berpengaruh pada kondisi psikis dan juga hubungan Anda dengan anggota keluarga yang lain, loh. Ambil saja contoh yang ada pada episode 2 dalam serial ini yang menceritakan tentang betapa stresnya Kevin melihat barang-barang yang berantakan. Ada juga Frank dan Matt yang merasa kondisi rumah yang berantakan menghambat kehidupan mereka. Namun, di episode 2, Wendy dan Ron Akiyama justru merasa bahwa hubungan mereka sebagai suami istri menjadi semakin kuat dengan menata dan mengorganisir barang di rumah bersama-sama.

Buang dan singkirkan segala sesuatu yang tidak membuat Anda bahagia

Banyak orang secara sadar maupun tidak memiliki kebiasaan menumpuk dan menimbun barang-barang bahkan yang sama sekali tidak bermanfaat. Saat akan menata kembali tumpukan barang tersebut, yang harus Anda lakukan adalah menyortirnya untuk mengetahui mana barang-barang yang terpakai atau tidak. Namun, menurut Marie Kondo dalam konsep Konmari, Anda perlu menyortir barang dengan melihat kebahagiaan yang Anda rasakan ketika memegang barang tersebut. Bila barang itu membuat Anda merasa bahagia, simpanlah dengan baik. Namun bila barang tersebut tidak membuat Anda merasakan apapun, coba untuk membawanya ke tempat daur ulang atau mendonasikannya untuk orang-orang yang lebih membutuhkan.

Bersyukur dengan segala sesuatu yang dimiliki

Dalam proses mengorganisir kembali kondisi rumah dengan barang yang berantakan, salah satu tahapannya adalah menyingkirkan atau membuang barang yang sudah tidak Anda perlukan. Karena banyak orang memiliki kebiasaan membeli barang membuatnya hanya menjadi tumpukan tak terurus di rumah adalah kebiasaan yang sebaiknya sudah tidak Anda lanjutkan lagi. Dalam setiap episodenya, Marie Kondo membimbing kliennya untuk selalu bersyukur dan merawat segala sesuatu yang dimiliki bahkan semua barang yang pada akhirnya tergeletak seakan tak berguna. Dalam konsep Konmari, sikap bersyukur sangat penting karena bisa membuat Anda lebih menghargai segala sesuatu yang sudah dimiliki.

Simpanlah barang yang memiliki banyak kenangan dengan baik

Pada poin sebelumnya telah dijelaskan bahwa hal yang paling penting untuk memutuskan disingkirkan atau tidaknya sebuah barang adalah emosi yang Anda rasakan saat memegang barang tersebut. Biasanya konsultan dalam menata barang-barang hanya menganggap barang yang tidak berguna adalah sampah yang perlu disingkirkan. Namun tidak demikian dalam konsep Konmari. Marie Kondo tidak pernah langsung memutuskan nilai suatu barang, karena semua bergantung pada kliennya. Bahkan pada episode 4 Marie justru membiarkan kliennya yang bernama Margie untuk memilah-milah barang kenangan dari almarhum suaminya. Kuncinya adalah Anda boleh saja menyimpan barang yang memiliki banyak kenangan karena tentu saja hal tersebut akan membawa kebahagiaan untuk diri sendiri, bukan?

Baca juga: Ingin Memulai Gaya Hidup Minimalis? Ini Berbagai Pertimbangan yang Perlu Dipikirkan Saat Menyortir Barang

[Sumber Foto Cover]

PREVIOUS ARTICLE

Tak Sekadar Sehat, Berikut 5 Manfaat Olahraga Lari di Luar Ruangan yang Perlu Anda Ketahui

NEXT ARTICLE

Mengetahui Kondisi Kesehatan Tubuh Melalui Perbedaaan Warna Urine

RELATED ARTICLES

comments