Guide

Onychophagia, Kebiasaan Menggigit Kuku yang Harus Segera Anda Hilangkan

Ada berbagai aktivitas yang akan dilakukan orang saat mengalami kecemasan atau rasa gelisah. Nah, salah satu aktivitas yang sering dilakukan sebagai pelampiasan rasa cemas adalah kebiasaan mengigit kuku atau onychophagia. Meskipun terlihat remeh, namun kebiasaan ini cukup sulit dihilangkan, bahkan bisa memberi pengaruh buruk pada kesehatan Anda, lho. Nah, untuk mencegah hal ini jadi semakin buruk, sebaiknya ketahui lebih jauh mengenai penyebab serta berbagai cara yang disebut efektif dalam mengatasi kebiasaan buruk ini, dengan membaca artikel berikut!

Baca juga: Supaya Lebih Bahagia di 2018, Segera Tinggalkan 5 Kebiasaan Buruk Ini

Penyebab Onychophagia

Onychophagia

Kebiasaan Menggigit Kuku karena Tegang dan Cemas

Kebiasaan menggigit kuku biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak dan berlanjut sampai remaja hingga dewasa. Onychophagia biasanya dilakukan saat seseorang merasa tegang, panik, bosan, ketakutan atau saat mood-nya tidak baik. Bagi mereka yang sering menggigit kuku, kebiasaan tersebut dianggap sebagai cara ampuh untuk mengatasi kecemasan, ketegangan, dan stress yang dialami. Kebiasaan ini juga bisa merupakan gejala dari gangguan psikologis berupa kecemasan berlebihan, ditandai dengan pikiran-pikiran negatif seperti kegelisahan, dan ketakutan, yang disebut dengan obsessive compulsive disorder (OCD).

Baca juga: Daripada Mengeluh, Yuk Lihat Keuntungan Berteman dengan Teman OCD!

Efek Negatif dari Onychophagia

Onychophagia

Kuku yang Terluka Akibat Terlalu Sering Menggigit Kuku

Jika tidak segera dihindari atau dihilangkan, kebiasaan buruk menggigit kuku dapat menimbulkan banyak efek negatif. Selain merusak tampilan kuku, kebiasaan ini juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Karena tak berbeda dengan jari, kuku pada jari juga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Terlalu sering menggigit kuku bisa membuat kuman dan bakteri dengan mudah masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga akan membuat kuku menjadi terluka, berdarah, bahkan bengkak, yang dapat mengakibatkan infeksi dan kerusakan syaraf.

Penanganan Terhadap Onycophagia

Onychophagia

Onychopaghia dapat disembuhkan dan dihilangkan

Jika Anda atau orang terdekat memiliki masalah Onychopaghia, sebaiknya lakukan berbagai hal untuk menghentikan kebiasaan ini. Meski tidak mudah, tapi Anda perlu mencoba beberapa cara yang diklaim mampu menghilangkan kebiasaan menggigit kuku. Hal paling sederhana, Anda bisa mempercantik kuku dengan nail art, sehingga hasrat untuk merusak kuku menjadi berkurang. Atau lapisi kuku dengan berbagi ramuan pahit, serta alihkan perhatian dengan mengonsumsi permen karet, agar mulut Anda tidak tergoda untuk mengigit kuku. Selain itu, selalu jaga kuku agar tampilannya tetap pendek.

Jika hal di atas belum cukup, Anda bisa melakukan aktivitas yang memiliki efek relaksasi seperti meditasi dan yoga agar emosi diri lebih terkontrol. Namun, jika beberapa penanganan tersebut belum dapat mengatasi onychophagia yang Anda derita, tidak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi ini kepada dokter ahli.

Baca Juga : Secara Tidak Sadar, Kebiasaan Berikut Ini Dapat Membuat Anda Terlihat Tidak Percaya Diri, Lho!

PREVIOUS ARTICLE

Catat Tanggalnya, Ya! Ini 3 Festival Kuliner yang Akan Hadir di Berbagai Kota Besar, Pada Bulan Maret-April 2018

NEXT ARTICLE

Melihat Keindahan dan Pesona Wisata Indonesia, dari Mata 5 Travel Blogger Dunia

RELATED ARTICLES

comments