ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Mengenal Menstrual Cup, Alternatif Baru Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Sebenarnya, kurang tepat sih jika menstrual cup disebut sebagai alternatif baru. Pasalnya, menstrual cup telah ada sejak tahun 1991 dan telah digunakan oleh beberapa wanita Indonesia sejak kisaran tahun 2011. Namun, belakangan ini nama menstrual cup kembali ramai di Indonesia. Salah satu pemicunya adalah Instagram story dari blogger sekaligus public figure Andrea Gunawan (@catwomanizer) yang memiliki lebih dari 28 ribu followers.

Dalam akun Instagramnya, Andrea membagikan informasi seputar menstrual cup sekaligus menjawab banyak pertanyaan yang masuk dari followers-nya. Tidak hanya Andrea, akun Instagram Astri Wahyuni (@buneastri) yang juga diikuti oleh lebih dari 28 ribu followers pun sempat membagikan pengalamannya seputar menstrual cup melalui Instagram story dan juga youtuber Sascha Stevenson dalam video YouTube-nya. Penasaran apa sebenarnya menstrual cup itu? Yuk, simak pembahasan singkatnya di sini!

Apa itu menstrual cup dan bagaimana cara kerjanya?

Mengenal Menstrual Cup

Menstrual cup adalah cawan silikon yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah selama menstruasi. Menstrual cup terbuat dari silikon fleksibel (lentur) yang telah tersertifikasi dengan bentuk serupa cawan dan dilengkapi dengan ‘gagang’ mungil yang berfungsi untuk memasukkan dan mengeluarkan menstrual cup.

Nah, sebelum Anda panik melihat ukuran dari menstrual cup serta panjang gagang di bawahnya, perlu Anda ketahui bahwa terdapat beragam jenis dan ukuran menstrual cup, mulai dari yang berukuran besar, sedang, hingga kecil, dan panjang gagang yang berbeda-beda pula (jika terlalu panjang, gagang menstrual cup dapat dipotong, lho!).

Cara kerjanya sederhana saja, menstrual cup akan berada di dalam vagina untuk menampung darah menstruasi. Setiap 4-12 jam (tergantung volume darah dan ukuran menstrual cup), menstrual cup perlu untuk dilepaskan, dikosongkan isinya, dibilas, lalu dimasukkan kembali. Setelah dan sebelum periode menstruasi, menstrual cup perlu disterilkan dengan sabun antiseptik dan air panas.

Oh, iya, beberapa pertanyaan yang paling banyak dilontarkan terkait penggunaan menstrual cup adalah “Memangnya muat, ya, sebesar itu?” dan “Apa menstrual cup tidak akan hilang ke dalam tubuh?”. Jawabannya, vagina bersifat elastis, jadi tentu saja muat, apalagi, ukuran kepala bayi saja jauh lebih besar daripada menstrual cup. Saat memasukkan menstrual cup ke dalam vagina pun terdapat beberapa metode melipat agar menstrual cup lebih mudah untuk dimasukkan. Menstrual cup juga tidak akan hilang ‘tertelan’ ke dalam vagina karena vagina berbentuk seperti kantong, dengan dinding di sisi-sisinya, dan hanya 1 jalan keluar masuk.

Berbeda dengan pembalut atau tampon yang menyerap darah lalu dibuang, menstrual cup akan menampung darah, dapat dikosongkan, dibersihkan, lalu digunakan lagi. Nah, karena alasan inilah menstrual cup dapat digunakan dalam jangka waktu hingga 10 tahun, yang membuatnya jauh lebih hemat dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan pembalut maupun tampon.

Baca juga: Merah atau Hitam? Ternyata Ada Hubungan Antara Warna Darah Menstruasi, Kesehatan, dan Kesuburan Anda!

Kelebihan dan kekurangan menstrual cup

Mengenal Menstrual Cup

Jika dirangkum dari beberapa data, serta ulasan dan pengalam pengguna menstrual cup, berikut kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang akan Anda dapatkan:

Kelebihan

  • Ramah lingkungan. Jumlah sampah yang Anda hasilkan saat menggunakan pembalut tentu jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah sampah dari penggunaan menstrual cup.
  • Ekonomis. Harga menstrual cup yang berada di kisaran Rp300 ribu-Rp500 ribu memang terkesan mahal pada awalnya, tapi jika dibandingkan dengan biaya yang perlu Anda keluarkan untuk pembalut selama 10 tahun tentu jauh lebih ekonomis.
  • Nyaman. Setelah melakukan adaptasi dan terbiasa, penggunaan menstrual cup diakui lebih nyaman oleh banyak wanita dan kerap dideskripsikan dengan perasaan “tidak mengenakan apa-apa dan tidak mengganjal sama sekali.”
  • Bebas dari klorin dan bahan kimia lainnya, sehingga meminimalisir TSS atau Toxic Shock Syndrome maupun iritasi dan alergi.
  • Minim risiko ‘bocor’ atau ‘tembus’ dengan catatan Anda sudah memahami siklus menstruasi Anda dan mengetahui kapan Anda harus mengosongkan menstrual cup.
  • Bebas dari bau tidak sedap. Bau tidak sedap yang kerap tercium saat menstruasi berasal dari kontak darah dengan bakteri dan udara, sedangkan menstrual cup berada di dalam vagina, sehingga tidak akan terjadi kontak dan menimbulkan bau tidak sedap.

Mengenal Menstrual Cup_3

Kekurangan

  • Perasaan tidak nyaman saat pertama kali memasukkan benda asing ke dalam organ intim.
  • Butuh waktu adaptasi sebelum pemakaian menstrual cup benar-benar nyaman dan benar.
  • Butuh perhatian ekstra untuk menjaga kebersihan menstrual cup,
  • Konsep memasukkan benda ke dalam vagina (terutama untuk yang belum menikah) masih sangat tabu dan diperdebatkan.

Nah, beginilah kira-kira penjelasan singkat mengenai menstrual cup, meskipun secara general menstrual cup memiliki banyak keunggulan, tetapi tetap ada beberapa poin yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih menggunakan menstrual cup. Namun, jika Anda tertarik dengan penggunaan menstrual cup, pastikan Anda telah mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya dan mengikuti instruksi yang diberikan agar pemakaiannya berjalan lancar, ya!

Baca juga: Pentingnya Mencatat Siklus Menstruasi dan Aplikasi Untuk Mencatatnya

PREVIOUS ARTICLE

5 Manfaat yang Diperoleh dari Kebiasaan Rutin Mencatat Pengeluaran Harian

NEXT ARTICLE

Siap Menyapa Penggemar, Charlie Puth Rilis Tanggal Konser Perdananya di Indonesia

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

COMMENTS

23comments


  • Sri Arta1 month ago

    Thanks for sharing

  • Steffi Averina Prajogo1 month ago

    Lol so innovative

  • Mahesa Sayyidati Humairoh1 month ago

    masih penasaran soal produk satu ini hmm...

  • RAISHA NURIDA1 month ago

    hi. followback ya. thankyou :)

  • Tyas Dewi1 month ago

    Belum pakai tapi udah ngilu duluan :(

  • Zahra Ismi Fauziyyah2 months ago

    aku udh pernah baca2 ttg ini, bikin ngilu ih dan gamau nyoba:(

  • Annisa Nur Maidah2 months ago

    Hai! Follow back ya :)

  • Candra Ulfatun Nisa2 months ago

    Penasaran tapi serem juga mau cobain.

  • Anissa Septiarani3 months ago

    Penggunaan nya nyaman di pakai atau tidak?

  • Dayuna Hannisa3 months ago

    Pernah dishare juga sama temen mengenai ini. Cuma belum berani untuk gunainnya

  • Anesya Octaviana Putri Taufik3 months ago

    Penggunaan pembalut mungkin menyumbang ratio sampah yang cukuo besar, namun kalo disuruh milih pake ini kayaknya masih nanti dulu deh

  • Dian Natallia Pratamawati3 months ago

    Ini enak. Ga berasa kalau lagi haid. Punya yg merk mooncup. Baru pakai bbrp bulan sih. Dr 3th lalu maju mundur syantik mau coba :))

  • Selly Sc3 months ago

    Jaman sudah canggih, sudah enak serba praktis malah mau dibikin ribet. Lagipula kalo pas buang air kecil ribet, belum darah haid yg suka tiba-tiba banyak, kalo gak muat bisa berabe. Soal lingkungan tinggal pengelolaan nya aja, lagian perusahaan pembalut pst udah memikirkan tentang limbahnya, kitanya pun hrs mau mencuci pembalut sebelum dibuang sampai bersih, dan agak disobek gitu yg aku denger

  • Ika Dian3 months ago

    Takut mau coba

  • Neng Saadah3 months ago

    Aku sebenernya mau nyoba larna aman kan, tapi masih takut huhuhu. Aku bayanginnya aja ngilu :(

  • enny luthfiani3 months ago

    udah lama tahu tentang ini tapi belum kepikiran buat nyobain (takut masukinnya). Palingan untuk mengurangi dampak lingkungan kalau mens udah nggak terlalu deras pakai menspad.

  • Caroline Caroline3 months ago

    ingin mencoba tp... takut

  • Yenny Fitri Anggraini3 months ago

    Jadi penasaran, patut di coba sih, biar ramah lingkungan. Anyone share dong pengalaman yang udah pernah pake itu, apalagi untuk yang belum nikah. Karena aku yakin pasti banyak cewe cewe di sini yang pada takut takut buat coba ini, termasuk aku hha

    • Yenny Fitri Anggraini3 months ago

      @Natallia wahhh thanks. Yang masih jadi pertanyaan aman gk sih buat yg belum pernah berhubungan seksual ?

    • Dian Natallia Pratamawati3 months ago

      @yennyftri kalau yg merk mooncup ada 2jenis. Ada yg utk blm berhubungan seksual sama sekali & ada yg utk menikah. Yg melahirkan sc maupun normal jg berbeda jenisnya.

  • Sooya Ji3 months ago

    Bagus sih. Tapi kayaknya bakal kurang nyaman kl pkek ini. Mgkin krn terbiasa pkek pembalut biasa

  • Olivia Tan3 months ago

    tertarik sih, tapi sama seperti kekurangannya, rasanya pasti risih memasukkan sesuatu ke dalam vagina, apalagi untuk yang belum menikah. Menurut orang yang sudah pakai ini gimana ya tanggapannya?

  • Dewi Kusuma3 months ago

    Cukup menarik. Tapi saya mungkin tetap ke pembalut, karena bayangin pas pakenya ngilu sendiri hehe

  • Irene Narda3 months ago

    agak menakutkan sih kalau pakai gini karena lebih nyaman pakai pembalut daripada pake ini (lebih terbiasa maksudnya hehe)

  • Winda Putri Ismi Arisa3 months ago

    This is very cool. Tapi menurut aku, prefer tetap pembalut yang sudah terpercaya dari penelitian karena takutnya dengan bentuk seperti itu akan berpengaruh dengan selaput dara.