ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Pentingnya Mencatat Siklus Menstruasi dan Aplikasi Untuk Mencatatnya

“Kapan terakhir kali menstruasi? Dari tanggal berapa sampai tanggal berapa?”

Begitulah kira-kira pertanyaan yang akan dilontarkan obgyn atau dokter spesialis kandungan saat Anda berkunjung untuk konsultasi. Apakah Anda bisa menjawabnya dengan lancar atau perlu waktu untuk mengingat-ingat “kemarin menstruasi di awal bulan atau tengah bulan ya…” Tentu Anda tidak bisa menjawab hal ini hanya dengan mengira-ngira, apalagi asal menyebut. Nah, dari sini mungkin Anda berpikir, memangnya pentingnya mencatat siklus menstruasi?

Pentingnya Mencatat Siklus Menstruasi

Catatan siklus menstruasi Anda tentu akan berguna jika sewaktu-waktu Anda perlu berkonsultasi dengan obgyn. Dengan mencatatnya, Anda juga akan lebih mudah mengetahui jika beberapa indikasi terkait menstruasi yang mengkhawatirkan. Anda jadi bisa memonitor, apakah menstruasi bulan ini datangnya terlalu lambat atau terlalu cepat, apakah lama menstruasi konsisten atau berubah-ubah, dan sebagainya.

Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Tanda Siklus Menstruasi yang Sehat dan Normal

Untuk anda yang sudah aktif secara seksual, mencatat siklus menstruasi juga bermanfaat untuk mengetahui waktu subur Anda. Lebih jauh lagi, dengan mencatat siklus menstruasi, Anda bisa mengetahui kapan periode PMS Anda. Mungkin hal ini terdengar sepele, tapi pasti tidak enak kan kalau salah memilih tanggal liburan saat Anda sedang PMS?

Aplikasi Pencatat Siklus Menstruasi

Meski sudah mengetahui pentingnya mencatat siklus menstruasi, mungkin masih banyak dari Anda yang kesulitan untuk mencatat. Apa sih yang harus dicatat? Bagaimana cara mencatatnya? Duh, lupa terus mau mencatat! Nah, yang terakhir adalah alasan yang paling sering diutarakan. Tak perlu ribet, dengan bantuan beberapa aplikasi berikut, dijamin Anda tidak akan pusing lagi ketika ditanya oleh obgyn.

Clue

Aplikasi ini memiliki tracking option yang cukup banyak. Di kategori menstruasi, Anda dapat mencatat banyaknya darah yang keluar, mulai dari bercak, sedikit, sedang, hingga banyak. Pada kategori tubuh, Anda bisa mencatat cairan yang keluar seperti keputihan dan teksturnya, sedang ‘ngidam’ makanan apa, rasa sakit yang muncul seperti kram perut atau sakit kepala, hingga kondisi kulit. Di kategori-kategori lainnya, Anda bisa mencatat mood anda, kapan Anda melakukan hubungan seksual, penggunaan birth control, konsumsi obat, atau appointment dengan dokter dan masih banyak lagi.

Aplikasi ini juga akan mengkalkulasi dan memperkirakan waktu menstruasi berikutnya, waktu subur Anda, periode PMS, serta penjelasan-penjelasan lainnya. Jika jadwal menstruasi terlambat, Clue juga akan menghitung berapa hari keterlambatannya. Asyiknya, setiap kategori dan poin-poin di aplikasi ini disertai dengan penjelasan, seperti alasan cairan yang kita keluarkan bertekstur creamy saat waktu subur.

Period Tracker Flo, Ovulation & Pregnancy Calendar

Aplikasi sederhana ini akan membantu Anda mencatat jadwal menstruasi Anda dalam desain yang UI friendly. Mirip dengan Clue, aplikasi ini juga akan memperkirakan jadwal Anda dengan mencatat suhu tubuh, mood, dan kualitas tidur Anda. Tambahan lagi, semakin sering Anda menggunakan aplikasi ini, Anda akan mendapat pengetahuan, tips, dan artikel-artikel yang sesuai dengan pencarian Anda.

Baca Juga: Siklus Menstruasi Tidak Teratur? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

PREVIOUS ARTICLE

Yuk, Jadikan Liburan Lebih Berkesan. Ini Daftar Hotel Instagramable di Bandung yang Bisa Anda Kunjungi

NEXT ARTICLE

Ini Profesi Kekinian yang Bisa Digeluti untuk Anda yang Tak Bisa Lepas Dari Gadget

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

comments