ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Beragam Manfaat Wall Climbing untuk Kesehatan Tubuh hingga Pikiran

Bagi sebagian wanita, pilihan olahraga yang sesuai dengan perspektif kebanyakan orang dan dianggap paling mudah untuk mengeluarkan keringat adalah lari atau pergi ke pusat kebugaran. Namun jika terjebak dalam kegiatan ini dan Anda mulai merasa bosan, coba untuk melirik jenis kegiatan lain yang tak kalah menantang yaitu wall climbing atau bouldering.

Hampir sama seperti panjat tebing, bouldering dilakukan pada ketinggian yang lebih rendah, tetapi tanpa menggunakan tali pengikat dan dilakukan di dalam ruangan. Selain baik untuk kesehatan tubuh, bouldering diketahui memiliki manfaat untuk pikiran yang lebih sehat. Dan berikut 5 alasan mengapa Anda harus mencoba olahraga bouldering.

Olahraga yang melibatkan seluruh otot tubuh

Melakukan aktivitas wall climbing maupun bouldering tidak hanya memberikan sensasi seru, tapi juga turut melatih otot-otot di  seluruh tubuh terutama punggung, tangan, pundak dan kaki. Di samping itu, olahraga ini juga bisa membantu melatih keseimbangan tubuh hingga meningkatkan sistem imun. Maka tak heran jika aktivitas wall climbing dan bouldering mulai banyak dilirik para pencinta olahraga, mengingat kegiatan ini mampu memberikan hasil yang maksimal bagi seluruh area tubuh.

Bouldering = memecahkan masalah

Bermain Sudoku Spinning dan melakukan bouldering ternyata memiliki persamaan. Keduanya sama-sama mengasah otak untuk memecahkan sebuah teka-teki atau masalah. Bedanya, bouldering merupakan kegiatan yang dapat melatih otak dan tubuh secara bersamaan, karena mengharuskan Anda merencanakan sebuah tindakan dan terus menerus beradaptasi saat tubuh berada pada rute atau jalan yang ditempuh. Rute tersebut sebenarnya bisa dianggap sebagai “masalah” yang menjadikan bouldering sebagai latihan dalam memecahkan masalah.

Memacu adrenalin

Saat melihat wall climbing, apakah Anda pernah meremehkan dan berpikir, “Huh, hanya segitu saja?” Meskipun wall climbing setinggi 8 kaki ini awalnya tidak begitu mengesankan, beda halnya saat Anda menggantungkan tubuh di atas sana. Tidak boleh diremehkan, pengalaman jatuh pertama ke bantalan yang ada di bawahnya dapat membuat jantung berdegup kencang. Jika Anda mencari sedikit adrenalin, wall climbing merupakan cara yang baik untuk mendapatkannya karena masih cenderung aman dan dapat dikendalikan.

Membangun kepercayaan diri

Menyelesaikan pendakian dengan hasil kekuatan dan koordinasi diri sendiri dapat membangun kepercayaan bahwa Anda dapat menghadapi tantangan selanjutnya yang tampak tidak bisa dihadapi. Perasaan kemenangan saat berhasil mendaki hingga puncak akan menjadi sebuah kebanggaan yang tidak dapat disangka bahwa Anda berhasil melewati seluruh rintangan yang ada.

Kegiatan alternatif mencari teman baru

Waktu istirahat saat mendaki diperlukan untuk pemulihan otot. Saat sedang beristirahat inilah bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengobrol dengan sesama pendaki dan mencari teman baru. Selain itu umumnya tempat menyalurkan hobi seperti wall climbing atau gym merupakan tempat yang tepat untuk bersosialisasi dan membicarakan topik seputar kesamaan hobi yang dimiliki.

Baca juga: Demi Masa Tua Bebas Nyeri Punggung, Yuk Lakukan Gerakan Bear Crawl secara Rutin!

PREVIOUS ARTICLE

Lebih dari Sekadar Bentuk Kasih Sayang, Ini 5 Manfaat Berpelukan bagi Kesehatan

NEXT ARTICLE

Naksir Seseorang di Instagram? Gunakan Trik Flirting Elegan Melalui DM Berikut

RELATED ARTICLES

Content writer at Beauty Journal

comments