ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Mandi dengan Air Panas atau Air Dingin, Mana yang Lebih Sehat?

Mandi merupakan rutinitas yang tentunya tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari manusia. Selain sebatas kegiatan untuk membersihkan diri, rupanya suhu dan lama waktu yang Anda habiskan untuk mandi dapat menawarkan manfaat yang berbeda. Selama ini mungkin Anda sudah sering mendengar manfaat dari mandi dengan air panas atau air dingin, tetapi semuanya sama-sama bermanfaat untuk kesehatan Anda? Simak pembahasannya di bawah ini.

Mandi dengan Air Panas

Mandi

Beberapa orang dengan aktivitas yang padat dan merasa kelelahan biasanya menjatuhkan pilihan untuk mandi dengan air panas. Hal ini karena mandi dengan air panas dikenal dapat menenangkan otot-otot yang kaku dan tegang dan mengurangi rasa lelah. Selain itu, inilah beberapa manfaat yang bisa diperoleh saat Anda mandi dengan air panas:

  • Penelitian menunjukkan bahwa mandi air panas dapat meningkatkan kadar oksitosin dan mengurangi rasa cemas. Oksitosin sendiri merupakan hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh manusia dan berpengaruh pada kondisi emosional, seperti menenangkan dan membangun stabilitas kejiwaan. Mandi air panas juga disebut-sebut dapat mencegah insomnia dan gangguan tidur lainnya.
  • Air hangat juga berfungsi sebagai dekongestan alami untuk meredakan gejala pilek, karena uap yang dihasilkan dapat melegakan saluran pernafasan.
  • Berdiri di bawah shower air panas selama lima menit dipercaya dapat melancarkan sirkulasi pada arteri serta pembuluh darah.

Meskipun begitu, sebaiknya Anda harus memperhatikan suhu atas air panas yang Anda gunakan. Saat mandi, suhu air panas sebaiknya tidak melebihi 44 derajat Celcius agar kulit Anda terhindar dari iritasi akibat suhu yang terlalu panas, bahkan bisa menyebabkan sensasi kulit terbakar hingga mengelupas. Tak hanya itu, hindari mandi terlalu lama menggunakan air panas karena dapat menghilangkan kelembapan alami kulit Anda. Sebaiknya, Anda mandi selama 5-10 menit saja karena dengan jangka waktu tersebut Anda sudah bisa merasakan manfaat dari mandi air panas.

Baca Juga: Tanpa Disadari, Ini Dia 5 Kesalahan Saat Mandi yang Dapat Merusak Kulit. Cari Tahu Yuk Cara untuk Menghindarinya!

Mandi dengan Air Dingin

Mandi

Untuk menghilangkan rasa gerah di cuaca yang panas atau membangunkan diri di pagi hari, biasanya mandi dengan air dingin adalah solusinya. Selain dapat menyegarkan tubuh, mandi dengan air dingin juga dipercaya dapat menenangkan sensasi terbakar atau panas pada kulit. Manfaat lainnya dari mandi dengan air dingin yaitu:

  • Air dingin memiliki efek yang berlawanan dengan air panas yang dapat membuka pori-pori. Air dingin dapat menutup pori-pori pada kulit tubuh atau kulit kepala, sehingga mengunci kelembapan dan mencegah kotoran untuk masuk ke lapisan kulit. Membilas rambut menggunakan air dingin juga dipercaya dapat membuat folikel rambut semakin kuat.
  • Selain bermanfaat untuk kulit Anda, mandi dengan air dingin juga membantu melancarkan peredaran darah. Ketika air dingin menyentuh kulit, pembuluh darah menyempit dan sirkulasi terfokus pada organ-organ vital di dalam tubuh.
  • Sama seperti fungsi dari kompres es, mandi dengan air dingin dapat membantu meminimalkan peradangan dan mempercepat pemulihan otot yang cedera.

Jika Anda menyukai untuk mandi dengan air dingin, sebaiknya Anda menjaga suhu air dingin tetap berkisar pada suhu 21 derajat Celcius. Anda tidak disarankan untuk mandi dengan air dingin dibawah suhu tersebut atau air es karena dapat memicu menyempitnya pembuluh darah, dan yang paling parah dapat menyebabkan hipotermia atau penurunan suhu tubuh secara drastis.

Mana yang Lebih Sehat? Air Panas atau Air Dingin?

Mandi

Lalu, manakah yang lebih menguntungkan untuk tubuh? Mandi dengan air panas atau air dingin? Jawabannya tergantung kondisi tubuh Anda sendiri. Jika daya tahan tubuh sedang melemah dan terserang flu, tentu Anda lebih menginginkan untuk mandi dengan air panas ketimbang air dingin yang dapat menenangkan flu Anda. Mandi air panas juga dapat membuat tubuh lebih rileks dengan cara melemaskan otot-otot yang tegang.

Baca Juga: Mandi Malam Dapat Menyebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?

Namun, sifat air panas yang dapat membuka pori-pori tentunya harus dihindari jika Anda sedang memiliki kulit yang berjerawat. Selain karena pori-pori yang terbuka, air panas dapat memicu kulit untuk menghasilkan lebih banyak sebum setelah mandi dan akan memperburuk jerawat. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat detoksifikasi tubuh yang maksimal, sebaiknya Anda mencoba untuk bergantian antara mandi air panas dan air dingin karena dipercaya dapat mendorong peredaran darah agar semakin lancar.

PREVIOUS ARTICLE

Review Film: The Grinch, Kisah Sang Pembenci Natal yang Sarat Nilai Moral

NEXT ARTICLE

Mengenal Dark Tourism, Kunjungan ke Tempat Bersejarah yang Berkaitan dengan Kematian

RELATED ARTICLES

QC Content at BeautyJournal

COMMENTS

8comments


  • andreas ananto6 days ago

    air panas enak...

  • Sastri Ahmad6 days ago

    thanks for sharing

  • annisa fitria1 week ago

    👌🏼

  • Fadhilla Galuh1 week ago

    👍

  • ribka tiomaida1 week ago

    👍

  • fathia fatima Giani1 week ago

    :)

  • Navika Amanda Dewi1 week ago

  • Nurfarahin Nurfarahin1 week ago

    👍🏻