ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Beragam Jenis Traveling yang Harus Dilakukan di Usia 20-an

Banyak yang mengatakan jika usia 30 tahun merupakan masa krusial dalam kehidupan seseorang. Karena setelah melewati masa-masa di usia 20-an, umumnya pola pikir dan prioritas hidup seseorang akan berubah, mulai dari kondisi fisik yang tak seprima usia 20-an, serta beban tanggung jawab yang mulai menumpuk.

Oleh karena itu, bagi Anda yang masih berusia 20-an jangan sampai menyia-nyiakan masa keemasan ini. Di usia yang masih muda Anda bisa melakukan berbagai hal yang diinginkan, salah satunya adalah melakukan traveling. Seperti beberapa jenis traveling berikut ini, yang wajib dijajal sebelum memasuki usia 30. Apa saja?

Mendaki gunung

jenis traveling yang harus dilakukan ketika usia 20-anSeperti yang dikatakan sebelumnya, ketika masih berusia sekitar 20 tahun kondisi fisik masih tergolong prima. Oleh karena itu bagi Anda yang belum pernah mendaki gunung, patut mencoba mendaki gunung paling tidak sekali dalam hidup. Anda perlu merasakan kepuasan saat berhasil mencapai puncak, yang biasanya bisa membuat seseorang ketagihan untuk kembali mendaki gunung.

Tak hanya itu, mendaki gunung sebelum memasuki usia 30 tahun juga melatih kekuatan fisik Anda sejak dini. Bagi Anda para pemula, coba pilih gunung dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi dan memiliki rute yang mudah, seperti Gunung Papandayan di Jawa Barat, atau Gunung Takao yang berada di Jepang.

Melakukan solo traveling

jenis traveling yang harus dilakukan ketika usia 20-anMungkin ketika remaja atau bahkan memasuki usia 20 tahun Anda sangat suka berpergian bersama teman-teman. Namun saat berusia 20-an Anda perlu mencoba untuk melakukan perjalanan seorang diri. Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh saat melakukan solo traveling seperti, Anda bisa lebih mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan untuk diri sendiri, memiliki kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri dan menggali potensi yang ada dalam diri Anda.

Mencoba olahraga ekstrem

jenis traveling yang harus dilakukan ketika usia 20-anApa selama ini Anda hanya senang melakukan hal-hal yang tidak banyak menguras tenaga saat berlibur? Jika iya, maka Anda perlu sesekali mencoba sesuatu yang dapat memicu adrenalin seperti dengan melakukan olahraga yang tergolong ekstrem. Sesekali, Anda perlu menantang diri sendiri untuk mencoba berbagai atraksi dan kegiatan yang tergolong tak biasa ini. Dengan mencoba kegiatan ekstrim berarti Anda belajar untuk menaklukkan ketakutan yang Anda miliki. Misalkan saja, jika Anda adalah orang yang takut dengan ketinggian, Anda bisa mencoba olahraga paralayang atau bungee jumping. Ketika Anda belajar menaklukkan ketakutan sejak dini, hal itu bisa membuat Anda siap dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada di masa depan.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Jawa Barat, untuk Anda yang Ingin Mencoba Terbang dengan Paralayang

Menyaksikan festival kelas dunia

jenis traveling yang harus dilakukan ketika usia 20-anSebagian orang mungkin lebih senang memilh berlibur ke tempat yang memberikan ketenangan. Namun ketika Anda masih banyak memiliki waktu luang di usia 20-an, maka Anda patut mencoba bergabung dalam kemeriahan festival kelas dunia yang penuh semarak.

Saat Anda mengikuti berbagai festival kelas dunia, Anda dapat belajar banyak hal salah satunya adalah belajar akan kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki suatu daerah atau negara. Jika Anda belum memiliki budget untuk menyaksikan festival internasional di negara lain, Indonesia juga punya berbagai festival yang bertaraf internasional kok. Sebut saja Dieng Culture Festival (DCF), Solo Batik Carnival, ataupun Jember Fashion Carnival.

Traveling ala backpacker

jenis traveling yang harus dilakukan ketika usia 20-anSaat sudah berusia 30 tahun biasanya seseorang sudah memiliki kegiatan yang padat dan tanggungjawab yang besar baik dalam dunia karier maupun kehidupan pribadi mereka. Sehingga saat berlibur mereka cenderung memilih liburan yang nyaman, dan tempat menginap yang lebih private. Karenanya sebelum masa-masa itu tiba, tak ada salahnya jika Anda mencoba traveling ala backpacker seperti berpergian dengan menggunakan kereta api atau bus, dan juga menginap di hostel. Selain lebih low budget, liburan ala backpacker juga memiliki berbagai keuntungan seperti membuat Anda belajar untuk lebih mandiri dan memungkinkan Anda mendapatkan banyak pengalaman baru. Lalu tunggu apa lagi ladies? Segera rencanakan liburan Anda yuk!

Baca juga: Rekomendasi Hostel di Indonesia. Tak Cuma Nyaman untuk Beristirahat, Tapi Juga ‘Ramah’ di Kantong

PREVIOUS ARTICLE

Review Film: Overlord, Saat Tentara Amerika Serikat Berhadapan dengan Zombie

NEXT ARTICLE

Mengenal Batu Ginjal, Penyakit yang Bisa Muncul Akibat Gaya Hidup Tak Sehat

RELATED ARTICLES

QC Content at Beauty Journal

COMMENTS

8comments


  • wita tan1 week ago

    i wish i can do all of them

  • Indah Tyas1 week ago

    pengen nyoba daki gunung, tapi kesehatan tidak mendukung:(

  • maharani sebastian1 week ago

    seru yaaaa... langsung cari tiket murah dulu di https://savey.xyz/id/perjalanan/skyscanner/ buat pergi akhir tahun :)

  • A Nabilah1 week ago

    💜

  • Risa Nuraeni1 week ago

    Pengen banget bisa solo travelling. Semoga dalam waktu dekat, ada budget (ala backpacker) dan ada izin dari orangtua. Aamiin. :)

  • Tenny Ardiya1 week ago

    Pengen bgt solo traveling tapiii, budget masih low buat mahasiswa 😭😭

    • Tenny Ardiya1 week ago

      @tehnatisa wah mau dong gabung

    • TINNA OKTIANTI MULYASA1 week ago

      @Dsavicah aku gabung dibeberapa komunitas spt female backpacker indonesia, backpacker indonesia & couchsurfing. coba buka couchsurfing.com atau backpackerindonesia.com, atau kalo mau di female backpacker indonesia bisa DM dulu ke instagram aku di @tehnatisa utk diinvite kegrupnya

    • Diniar Savica Hendriansya1 week ago

      @tehnatisa ini komunitasnya cari dimana ka? fb? ig atau dimanaa?

    • TINNA OKTIANTI MULYASA1 week ago

      @tennyardiya kata siapa budget mahasiswa gabisa?! Bisa banget kok. Kamu coba gabung dikomunitas traveller spt couchsurfing atau backpacker indonesia. ada beberapa traveller yang bisa ngasih tumpangan utk nginep, jadi bisa menghemat budget buat penginapan tapi tentunya harus pinter cari host, liat yg akunnya sudah terverifikasi. dibeberapa kota juga udh ada homestay gratis buat para backpacker kok, contohnya di purwakarta, jogja, malang, lombok.

  • Deshinta Savira1 week ago

    Nice article 💛

  • Nopriyanti debora Sinaga1 week ago

    Pengen cobain solo travelling keliatannya menarik