ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Supaya Tidak Menjadi yang Pertama dan Terakhir, Berikut 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Traveling Bersama Pasangan

Melakukan traveling pertama kali dengan pasangan yang belum lama menjalin hubungan bisa menjadi suatu tantangan tersendiri, loh. Liburan dengan pasangan akan membuat Anda dan dia bertemu serta menghabiskan waktu bersama dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Saat traveling mungkin Anda juga akan mengetahui beberapa kebiasaan dan sifat dari pasangan yang selama ini belum Anda ketahui. Nah, supaya traveling bersama dengan pasangan tidak berujung canggung bahkan menjadi yang terakhir, yuk, lakukan beberapa hal berikut ini!

Diskusikan rencana traveling dengan pasangan

Hal yang paling penting untuk dilakukan sebelum melakukan traveling pertama kali dengan pasangan adalah merencanakan dan membuat itinerary dengan matang. Mulai dengan memilih destinasi yang sesuai dengan karakteristik Anda berdua serta tujuan dari traveling ini. Kemudian mulai diskusikan bersama transportasi dan akomodasi yang akan digunakan serta aktivitas apa saja yang akan dilakukan selama traveling. Selain itu, sepakati juga dengan pasangan tentang anggaran yang diperlukan dan pembagian keuangan selama traveling untuk menghindari kesalahpahaman, ya!

Sampaikan keinginan Anda

Traveling bersama memungkinkan terjadinya perbedaan pendapat dalam menentukan sesuatu, baik mulai dari persiapan liburannya hingga ketika Anda dan pasangan sudah berada di destinasi liburan. Meski perbedaan pendapat dan keinginan tidak dapat dihindari, baik Anda maupun pasangan harus tetap mengungkapkan dan mengutarakan keinginan masing-masing. Tujuan dari traveling bersama ini adalah mendapatkan waktu berkualitas dan melakukan berbagai aktivitas menarik dengan pasangan. Ketika sudah sama-sama menyampaikan keinginan, Anda dan pasangan bisa berdiskusi untuk menemukan kesepakatan yang diputuskan supaya bisa sama-sama menjalani liburan dengan nyaman.

Menyiapkan Plan B saat sesuatu tidak berjalan sesuai rencana

Meski sudah menyiapkan planning maupun itinerary untuk traveling bersama dengan pasangan, kemungkinan sesuatu terjadi di luar kendali dan prediksi pasti ada. Karenanya, Anda dan pasangan harus tetap menyiapkan plan B untuk mengantisipasi hal-hal yang membuat jadwal Anda menjadi tidak sesuai dengan yang sudah dipersiapkan. Tidak perlu terpaku dengan rencana yang ada, coba untuk lebih fleksibel dengan berbagai kemungkinan justru bisa membuat Anda dan pasangan bisa berlatih untuk kompak dalam mengatasi masalah.

Tidak perlu saling menyalahkan

Saat pertama kali melakukan traveling dengan pasangan, mungkin Anda dan pasangan akan mengalami kendala yang dapat memicu pertengkaran atau perbedaan pendapat. Sesuatu yang terjadi di luar kendali mungkin bisa saja terjadi. Saat itu terjadi sebaiknya Anda dan pasangan tidak langsung saling menyalahkan. Usahakan untuk mengambil keputusan dengan ‘kepala dingin’ dan tidak menunjukkan amarah yang berlebihan. Semua permasalahan ada jalan keluarnya bila Anda dan pasangan membicarakannya untuk mengambil keputusan yang terbaik. Saling menyalahkan tak hanya akan membuat permasalahan semakin runyam, tetapi bisa membuat liburan ini menjadi yang pertama sekaligus yang terakhir bagi Anda dan pasangan.

Menghargai kebiasaan pasangan

Saat sedang melakukan traveling untuk pertama kalinya dengan pasangan, biasanya Anda bisa mengetahui kebiasaan si dia yang selama ini belum Anda ketahui. Bisa saja kebiasaan tersebut adalah kebiasaan yang tidak cocok atau kurang Anda sukai. Memiliki pasangan dengan kebiasaan dan gaya hidup yang berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan Anda bisa menjadi tantangan tersendiri, loh. Namun tentu saja hal tersebut tidak akan menjadi penghalang bila Anda menunjukkan rasa menghargai kebiasaan tersebut selama tidak cenderung ke arah yang negatif.

Baca Juga: Belajar dari Kisah Grace Millane, Ini Aturan Aman Menggunakan Aplikasi Dating saat Solo Traveling

PREVIOUS ARTICLE

Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Teman Pasangan Tidak Menyukai Anda

NEXT ARTICLE

Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Anak dengan Menggambar dan Mewarnai Menurut Psikolog, Samanta Ananta

RELATED ARTICLES

comments