Guide

Perubahan Cara Berbelanja yang Dilakukan Generasi Millennial

Perbincangan mengenai kaum millennial memang sedang hangat-hangatnya. Sebagai generasi dengan populasi terbesar di dunia, gaya hidup kaum millennial tentu memberikan pengaruh besar dalam banyak hal. Mulai dari tren gaya hidup sehat, budaya baru dalam pekerjaan, tren kecantikan, hingga perubahan caya berbelanja. Penasaran mengenai perubahan cara berbelanja yang dilakukan generasi millennial? Scroll down!

Berbelanja Barang Bekas

perubahan cara berbelanja

Siapa sangka? Membeli barang bekas ternyata menjadi sebuah hal yang cukup umum di kalangan millennial. Produk yang dijual-belikan pun beragam, mulai dari makeup, pakaian, furniture, kamera, buku, dan masih banyak lagi. Ada beberapa alasan yang membuat generasi ini gemar berbelanja barang bekas. Selain harganya yang lebih murah, barang dari thrift store juga cenderung unik, langka dan tidak dapat ditemukan di toko-toko biasa. Tak jarang juga, ada yang membeli barang bekas karena bersifat lebih ramah lingkungan, lho! Kabarnya, peningkatan jumlah thrift store, baik offline maupun online, mengalami peningkatan jumlah 20 kali lebih cepat dibanding dengan retail biasa.

Mendapat Banyak Pengaruh dari Blogger

perubahan cara berbelanja

Jika zaman dahulu artis dan selebriti menjadi sorotan utama sebagai panutan gaya, zaman sekarang sorotan ini justru bergeser pada blogger, selebgram, hingga vlogger. Sebelum memutuskan untuk membeli barang, generasi ini umunya mencari ulasan jelas mengenai barang tersebut dari content creator yang mereka percaya. Hal ini juga terlihat dari munculnya tren baru di mana para brand lebih sering mengiklankan produknya melalui media sosial dengan menggunakan blogger dan selebgram sebagai muse.

Baca juga: Mengikuti Gaya Hidup Millennial, Boleh-Boleh Saja. Namun, Perhatikan juga Aturan Soal Keuangannya

Menyukai Brand yang “Mendengarkan” dan Peduli dengan Isu

perubahan cara berbelanja

Generasi millennial merupakan generasi yang paling kritis. Sebelum membeli sebuah barang, mereka akan melakukan research terlebih dahulu dan sesudah membeli barang, mereka akan menuliskan ulasan produk tersebut. Bisa melalui media sosial, kolom ulasan online store, hingga blog post. Generasi ini juga lebih menghargai brand yang mendengarkan kritik dan saran mereka. Tak hanya itu, generasi millennial juga peduli dengan isu-isu disekitarnya. Brand yang mengangkat isu sosial dan ramah lingkungan pun menjadi lebih digemari.

Sangat “Sensitif” Terhadap Harga

perubahan cara berbelanja

Berbelanja online memang menawarkan banyak kemudahan bagi penjual dan pembeli. Selain dapat berbelanja dari mana saja, pembeli juga dapat membandingkan harga antara toko satu dan toko lain dengan lebih mudah. Dihadapkan dengan kemudahan ini, generasi millennial jadi semakin sensitif dengan adanya perbedaan harga, sekalipun perbedaannya hanya sedikit.

Baca juga: Tren Gaya Hidup Sehat Ala Millennial, Mana yang Sudah Pernah Anda Coba?

Tertarik dengan Brand yang Menawarkan Loyalty Program

perubahan cara berbelanja

Mulai dari department store, gerai kopi, hingga e-commerce ternama sekalipun, berlomba-lomba memberikan loyalty program. Misalnya di sebuah gerai kopi, Anda akan mendapatkan stempel setiap pembelian satu gelas minuman. Jika sudah terkumpul sebanyak 10 stempel, Anda bisa menukarkannya dengan minuman gratis. Ternyata, cara ini menjadi suatu hal yang dipertimbangkan millennial saat berbelanja di suatu tempat. Generasi ini cenderung memilih untuk berbelanja di tempat sama yang menawarkan loyalty program, agar bisa mendapatkan keuntungan lebih di kemudian harinya.

Baca juga: 5 Tantangan Keuangan yang Dihadapi Kaum Millennial. Anda Mengalaminya?

PREVIOUS ARTICLE

Cara Menjaga Hubungan Ala Pasangan Millennial, agar Langgeng Sampai Pernikahan

NEXT ARTICLE

5 Novel Milik Sastrawan Indonesia yang Berhasil Meraih Penghargaan Internasional

RELATED ARTICLES

Content Writer at Beauty Journal

comments