ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Wajib Dilakukan, Ini Berbagai Tes Kesehatan yang Perlu Dijalani Sebelum Anda Menikah

Ingin melangsungkan pernikahan tahun ini? Persiapan yang paling penting selain tanggal yang baik, resepsi, daftar undangan, hingga katering, adalah tes kesehatan bagi Anda dan pasangan. Hal ini bukan berarti Anda dan pasangan saling mencurigai kondisi kesehatan satu sama lain, tetapi lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan Anda berdua. Bersyukurlah jika hasilnya baik. Nah, jika hasilnya tidak sesuai harapan Anda berdua, setidaknya Anda bisa merencanakan langkah berikutnya untuk mengatasi hal ini bukan?

Tes penyakit seksual menular

Tes kesehatan yang paling penting Anda lakukan pertama kali adalah tes berikut ini. Ada beberapa penyakit yang bisa menular secara seksual dan masih sulit diobati, seperti HIV, Hepatitis B dan C, Herpes. Ada juga penyakit seksual menular yang bisa disembuhkan, seperti gonorrhea, sifilis, infeksi jamur pada vagina, hingga chlamydia. Jika Anda mengetahui kondisi ini pada pasangan dan Anda sudah berkomitmen padanya, setidaknya Anda bisa mempersiapkan diri dengan segala jenis perlindungan agar tidak ikut tertular.

Tes kesuburan

Salah satu tujuan melangsungkan pernikahan adalah memiliki penerus atau momongan. Jika hal ini yang menjadi tujuan utama Anda, sebaiknya lakukan tes kesehatan ini. Jika hasilnya tak sesuai ekspektasi Anda, setidaknya Anda tak lagi terkejut atau terhindari dari faktor stres karena kehamilan tak kunjung terjadi. Selain itu, Anda bisa merencanakan berbagai hal untuk tetap mendapatkan momongan, seperti terapi hormon atau bayi tabung.

Tes kelompok golongan darah

Banyak pasangan yang mengabaikan tes kesehatan ini. Pasalnya, dampak percampuran kelompok golongan darah yang tak sesuai masih kurang ‘populer’. Golongan darah Anda bisa terbagi dalam 4 kelompok, yaitu A, B, AB, dan O. Namun, ada satu hal yang harus Anda perhatikan, yaitu faktor Rhesus negatif atau positif? Jika seorang wanita dengan Rhesus negatif menikah dengan pria dengan Rhesus positif, maka ada kemungkinan 50% anak yang dikandung mengikuti faktor Rhesus ayahnya. Hal ini bisa menyebabkan penyakit terkait Rhesus, yang membuat antibodi sang ibu ‘memakan’ sel darah janin yang dikandung, sehingga menyebabkan terjadinya atau kematian janin pada rahim atau keguguran.

Tes genotype

Hampir sama dengan tes kelompok golongan darah, tes genotype ini akan menghindarkan calon janin Anda mengidap penyakit sickle cell. Penyakit ini mempengaruhi sel darah merah dan bisa menyebabkan penyakit serius di kemudian hari. Kalau Anda atau pasangan termasuk genotype AA, maka Anda berdua bisa bernapas lega. Namun, Anda perlu waspada jika hasil genotype Anda termasuk AS, karena Anda membawa gen sickle cell. Kalau genotype pasangan Anda juga termasuk AS, maka ada kemungkinan 50% anak Anda akan membawa gen SS yang mengkhawatirkan ini.

Tes kondisi medis

Kondisi medis yang perlu diketahui ini, termasuk diabetes, hipertensi, penyakit ginjal, hingga kemungkinan terkena thalassemia. Kondisi ini perlu diketahui agar Anda berdua bisa menekan atau memperbaiki kondisi kesehatan sebelum hasilnya memburuk. Selain bisa beralih ke gaya hidup yang lebih sehat, Anda juga bisa terhindar dari kemungkinan terburuk ketika sedang mengandung janin atau mendekati prosesi kelahiran.

Baca juga: Sebelum Memutuskan Menikah, Apa Saja yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan?

PREVIOUS ARTICLE

Hindari Berbagai Kesalahan Ini Agar Resolusi Tahun Baru Anda Bukan Sekadar Wacana!

NEXT ARTICLE

Daftar Lengkap Nominasi dan Pemenang Golden Globe Awards 2019. Adakah Jagoan Anda?

RELATED ARTICLES

comments