Guide

Bahaya Bronkiektasis, Kondisi Batuk Berdahak yang Tak Kunjung Sembuh

Perubahan cuaca yang tidak menentu seperti saat ini dapat membuat kondisi tubuh menjadi rentan terkena penyakit. Batuk adalah salah satu penyakit yang banyak dialami ketika kondisi tubuh sedang menurun. Dan yang paling sering adalah jenis batuk berdahak. Namun, Anda perlu waspada jika mengalami batuk berdahak yang tak kunjung sembuh walaupun sudah diobati. Karena bisa jadi Anda tidak mengidap batuk biasa, tapi bronkiektasis. Apa saja penyebab dan gejala seseorang yang mengidap bronkiektasis? Dn bagaimana penanganannya? Yuk, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu Bronkiektasis

Bronkiektasis

Batuk berdahak yang tak kunjung sembuh selama berbulan-bulan adalah suatu tanda bahwa bisa saja Anda sedang mengalami Bronkiektasis. Kondisi ini terjadi karena produksi lendir yang berlebihan pada saluran pernapasan dan bisa mengakibatkan gangguan pernapasan hingga infeksi paru-paru. Saluran pernapasan yang rusak dan menebal karena adanya lendir yang berlebihan ini memungkinkan virus untuk berkembang biak dan menyebabkan infeksi yang berbahaya bagi paru-paru Anda.

Gejala Bronkiektasis

Bronkiektasis

Selain mengalami batuk berdahak yang tak kunjung sembuh, seseorang yang mengidap bronkiektasis ditandai beberapa gejala. Diantaranya meliputi sesak napas, nyeri dada, napas yang pendek, nyeri otot, mudah lelah, hingga berat badan yang turun secara drastis. Namun jika Anda sudah mengalami gejala seperti: warna biru pada bibir dan kulit, suhu tubuh tinggi mencapai 38 derajat celcius dan nyeri dada yang disertai sakit pada saat batuk, Anda perlu segera mengkonsultasikannya ke dokter. Karena untuk mengetahui dengan pasti kondisi tubuh, harus dilakukan tes laboratorium terlebih dahulu.

Penyebab Bronkiektasis

Kondisi ini terjadi karena Cystic Fibrosis yaitu adanya gangguan sistem kerja paru-paru yang mengakibatkan kelebihan produksi lendir pada beberapa organ dalam tubuh salah satunya saluran pernapasan. Penumpukan lendir atau dahak pada saluran pernapasan tersebut pada akhirnya membuat Anda mengalami batuk berdahak secara terus menerus.

Bronkiektasis

Selain itu, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh menurunnya kondisi tubuh, masuknya virus maupun bakteri dan juga akibat kebiasaan merokok dan menjadi perokok pasif. Bila tidak segera mendapat penanganan yang tepat, kondisi tersebut bisa membuat virus dan bakteri menjadi mudah berkembang biak yang kemudian dapat menambah risiko terjadinya infeksi paru-paru.

Penanganan yang Tepat Terhadap Bronkiektasis

Penanganan terhadap seseorang yang menderita penyakit ini adalah dengan pemberian antibiotik yang dapat membantu mengurangi lendir pada saluran pernapasan. Selain itu, beberapa tindakan medis yang bisa dilakukan adalah fisioterapi, terapi oksigen, dan pemberian vaksin untuk mencegah bakteri penyebab infeksi.

Walaupun masih jarang terjadi, Anda harus tetap waspada terhadap penyakit Bronkiektasis, karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat membuat penyakit ini benar-benar sembuh. Namun pencegahan terhadap penyakit ini tetap bisa Anda lakukan dengan memperbaiki kebiasaan sehari-hari untuk mencegah infeksi paru-paru. Kebiasaan yang harus Anda perbaiki untuk mencegah penyakit ini antara lain; berhenti merokok, menghindari asap rokok, rajin olahraga dan menjaga asupan cairan ke dalam tubuh. Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan?

Baca Juga: Mengalami Batuk yang Mengganggu? Sebelum Memilih Minum Obat, Coba Konsumsi 5 Bahan Alami Berikut

PREVIOUS ARTICLE

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Anda Lakukan Saat Berlibur di Jepang

NEXT ARTICLE

5 Fakta Menarik Seputar Coachella Festival, Festival Musik Tahunan Paling Populer di Dunia

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments