ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Tips Menjenguk Cancer Survivor ala Samantha Barbara, Ketua Lovepink Indonesia

Memiliki kerabat maupun keluarga yang didiagnosa memiliki penyakit tertentu tentu bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. Terlebih bagi mereka yang baru saja menjadi cancer survivor. Akan ada banyak perubahan hidup yang harus dijalani. Bagi keluarga dan orang terdekat, selalu memberi dukungan dan menghadirkan lingkungan yang positif merupakan hal utama yang harus selalu dilakukan. Dan salah satu wujud dukungan adalah dengan menjenguk cancer survivor. Namun berbeda dengan menjenguk pasien biasa, ada berbagai aturan yang harus dijalankan jika Anda ingin membuat para cancer survivor merasa bahagia dan lebih semangat. Ketahui tips dalam menjenguk para pejuang kanker, langsung dari ketua Lovepink Indonesia, Samantha Barbara, di bawah ini.

Hindari Mengucap Kata “Sabar”

Dikutip dari buku Power Pink Diary, Samantha membeberkan berbagai wejangan kepada siapa saja yang ingin mengunjungi pasien yang didagnosa menderita kanker. Hal paling utama yang ditekankan ibu dari Chelsea Islan ini adalah tidak mengucapkan kata sabar. Mungkin ungkapan ini lazim diucapkan saat seseorang mengalami musibah, atau hal-hal tidak menyenangkan. Namun menurut Samantha, kata sabar kurang cocok diucapkan mengingat perjuangan para cancer survivor yang tidak mudah. Alih-alih mengucap sabar ada baiknya Anda memberi rasa simpati dengan berucap “Apa yang bisa saya bantu?” sambil menawarkan diri untuk memanggilkan dokter jika si pasien mulai lemah.

Maklumi jika Pasien Enggan Dijenguk

Didiagnosa menderita kanker bukanlah hal yang mudah, kondisi ini bisa mengubah karakter seseorang, karena perubahan hidup yang terjadi di hadapannya. Jika Anda hendak mengunjungi kerabat dan orang terdekat yang menderita kanker, selalu tanyakan kapan waktu terbaik bagi mereka agar nyaman dikunjungi. Jangan memaksa atau langsung merasa tidak diinginkan jika pasien keberatan untuk dikunjungi. Pahami apa yang tengah mereka lalui, dan biarkan pasien memiliki waktu untuk sendiri hingga ia merasa nyaman untuk dijenguk.

Baca juga: Suarakan Kampanye Sadar Kanker Payudara, LOVEPINK Kembali Mengadakan Indonesia Goes Pink 2018

Jangan Menceritakan Hal Negatif

Setelah memiliki kesempatan untuk bertemu ada baiknya Anda tidak menceritakan urusan dunia luar, terlebih yang berbau negatif. Selain itu hindari membicarakan seputar gosip atau curhat mengenai masalah hidup Anda. Isi pertemuan dengan perbincangan yang positif dan bisa meningkatkan semangat pasien. Anda juga bisa menanyakan kira-kira jenis makanan apa yang boleh dikonsumsi pasien sebagai referensi pada kunjungan berikutnya.

Jangan Jual Penderitaan Pasien

Tingginya aktivitas di media sosial sering kali membuat siapa saja senang mengunggah semua kegiatan yang mereka alami sehari-hari. Namun jika Anda berkesempatan menjenguk pasien pejuang kanker, sebaiknya buang jauh-jauh aktivitas pamer kegiatan di media sosial. Menurut Samantha, Anda harus terlebih dahulu menanyakan kesediaan pasien jika ingin mengunggah kegiatan saat menjenguk. Hindari selfie atau membuat unggahan yang memperlihatkan bagaimana menyedihkannya kondisi pasien. Ingat untuk selalu menghargai perasaan pasien dan keluarganya.

Jangan Menjadi Tabib Dadakan

Nah poin yang satu ini juga tak kalah penting. Ada saatnya ketika kerabat atau orang terdekat menderita kanker, Anda langsung memberikan berbagai referensi pengobatan alternatif maupun bahan-bahan makanan yang disebut mampu menyembuhkan. Jika ingin mengunjungi pasien kanker, terutama kanker payudara, hindari membawa berbagai suplemen, obat, maupun tumbuhan yang dipercaya mampu menyembuhkan. Kondisi pasien yang sedang down, akan semakin merasa terpuruk bahkan stres jika rekan yang mengunjugi malah memberikan berbagai saran yang belum tentu benar.

Baca juga: Power Pink Diary, Buku Pedoman yang Bantu Para Cancer Survivor Menjalani Kehidupan

PREVIOUS ARTICLE

Pilihan 5 Destinasi Wisata di Riau yang Menarik untuk Dikunjungi

NEXT ARTICLE

5 Alasan Anda Perlu Memanfaatkan Istirahat Makan Siang dengan Maksimal

RELATED ARTICLES

COMMENTS

29comments


  • monica astrid1 week ago

    halo boleh follback sama likenya? makasih:))

  • Tria Rahayu1 month ago

    Follback ya kak

  • Manik Kunthi1 month ago

    Nice

  • Dhea FFL1 month ago

    @ammymarcinda follback y kk. Thanks

  • Mersa Suwandi1 month ago

    :')

  • Regina Eda Tanjuan2 months ago

    ♥️

  • Annisa Hariningrum2 months ago

    so helpful:)

  • Astri Palupi2 months ago

    :'))

  • Tyas Priutami2 months ago

    terimakasih infonya, membantu sekali

  • Khusniatur Rochmaulida2 months ago

    Minta follback nya kak

  • Khusniatur Rochmaulida2 months ago

    Minta follback nya kak

  • Rosita M2 months ago

    follback yaa

  • Rosita M2 months ago

    follback yaa

  • Rahmany Amanda Meyriza amanda2 months ago

    Hai Resha, Follow back yaa

  • Firstania Salsafira Syatri2 months ago

    :')))

  • Elik Alviani2 months ago

    wah thanks infonya

  • Dwi Wati2 months ago

    follback yaa

  • Zalfaa Nk2 months ago

    bagus

  • reza aprilia2 months ago

    <3

  • Valentina Yosnanda2 months ago

    Hallo cantik, boleh minta folbacknya dong. Thank you say :)

  • hanani assagaf2 months ago

    Follback please, thanks :)

  • Al Hafizhah Winof Putri2 months ago

    Sering banget nih jadi tabib dadakan

  • Erika Yustika2 months ago

    Followback please? thankyou and nice articel.

  • Clara evita Sari2 months ago

    :)

  • Rhimadini Yuans bricaelis2 months ago

    Respect?

  • novia rahma2 months ago

    Nice post

  • novia rahma2 months ago

    Nice post

  • novi roo2 months ago

    respect ..

  • Tawang Handayani2 months ago

    Wah padahal umum banget ya bilang "yang sabar yaa.." waktu jenguk, dan ternyata sebaiknya dihindari ya