ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Guide

Berat Badan Bertambah Saat Tengah Menjalani Hubungan? Bisa Jadi Ini Sebabnya!

Cieee, happy ya sama yang sekarang? Kelihatan lebih berisi, nih!”

Mungkin Anda pernah mendengar atau melontarkan celetukan yang senada dengan kalimat di atas. Pasalnya, anggapan bahwa menjalani hubungan dapat menambah berat badan seseorang memang cukup sering terdengar. Bahkan, tak jarang pula peningkatan berat dijadikan indikasi kebahagiaan seseorang dalam suatu hubungan. Nah, anggapan ini ternyata muncul bukan tanpa alasan, lho! Menurut sebuah studi, dari survey yang dilakukan pada 8.000 orang, ditemukan bahwa rata-rata perempuan bertambah berat sekitar 10 kg dalam 5 tahun pertama pernikahan. Studi lainnya juga menyebutkan bahwa pasangan yang merasa bahagia dengan pernikahannya akan mengalami peningkatan berat badan.

Meskipun demikian, berat badan yang bertambah tidak selalu diartikan sebagai hal yang negatif. Selama tubuh tetap sehat, serta pola makan dan olahraga seimbang, Anda tidak perlu khawatir. Lantas, sebenarnya apa sih yang menjadi alasan di balik bertambahnya berat badan saat tengah menjalin hubungan? Coba cari tahu kemungkinan alasannya di sini!

1. Anda tak lagi merasa perlu untuk meningkatkan kualitas diri

Berat Badan Bertambah Saat Menjalani Hubungan

Saat berstatus lajang dan sedang mencari pasangan, besar kemungkinan Anda lebih terpacu untuk terus memerhatikan penampilan. Caranya pun beragam, mulai dari rutin berdandan, berolahraga, serta bisa juga dengan menjaga berat badan. Fokusnya bukan sekadar untuk memikat pasangan, melainkan untuk meningkatkan kualitas diri sendiri.

Nah, saat Anda sudah menjalin hubungan, tekad ini terkadang mulai luntur. Pasalnya, Anda merasa sudah menemukan seseorang yang bisa menerima Anda apa adanya. Dengan begitu, Anda pun merasa lebih percaya diri dan tak lagi memerhatikan kekurangan atau perubahan pada tubuh , termasuk soal berat badan. Ditambah lagi, kalau Anda sudah menikah, bisa jadi fokus ini sudah tergeser dengan sederet prioritas lainnya.

Baca juga: Ingin Berat Badan Tetap Terjaga Setelah Menikah? Ini Berbagai Hal yang Bisa Anda Lakukan Bersama Pasangan

2. Sering makan di luar

Berat Badan Bertambah Saat Menjalani Hubungan

Ketika dijemput kekasih sepulang kerja atau bertemu di akhir pekan, tak jarang Anda dan pasangan akan melanjutkan perjalanan dengan pergi makan di luar. Baik itu fast food, all you can eat, atau sekadar makan di kios pinggir jalan, secara tak sadar Anda berdua jadi semakin sering makan di luar. Apalagi, kalau Anda masih berada di masa-masa PDKT dan masih merasa sungkan untuk berkunjung ke rumah pasangan. Alhasil, Anda pun jadi lebih banyak menghabiskan waktu di luar, terutama di kafe atau restoran yang memungkinan Anda berdua untuk ngobrol berlama-lama. Well, mengingat hal tersebut kerap terjadi, tak heran ada banyak wanita yang mengeluhkan dietnya gagal saat menjalin hubungan.

Baca juga: Ingin Pertemuan Pertama dengan Orang Tua Pasangan Berjalan Lancar? Ini 5 Hal yang Perlu Anda Perhatikan

3. Pasangan memiliki kebiasaan makan yang buruk

Berat Badan Bertambah Saat Menjalani Hubungan

Sering merasa tergoda untuk makan junk food karena kebiasaan kakak atau adik yang selalu memesannya di rumah? Ternyata, tak hanya keluarga, Anda pun bisa ‘tertular’ kebiasaan pasangan, lho! Jadi, apabila kekasih Anda memiliki kebiasaan makan yang buruk, seperti gemar memesan makanan cepat saji, mengonsumsi mi instan lebih dari 3 kali dalam seminggu, tidak menyukai sayuran, malas berolahraga, atau tergila-gila dengan gorengan, bukan tak mungkin Anda juga akan ikut terpengaruh.

Baca juga: Berat Badan Bertambah dan Anda Susah Fokus? Mungkin Waktu Tidur Anda Penyebabnya!

4. Pengaruh hormon

Berat Badan Bertambah Saat Menjalani Hubungan

Saat jatuh cinta, tubuh akan secara aktif memproduksi hormon oxytocin, dopamine, dan serotonin yang akan membuat Anda merasa senang dan tenang. Sebaliknya, saat Anda merasa galau, kadar hormon tersebut pun akan menurun. Yang namanya menjalin hubungan, tentu akan ada masa-masa di mana Anda galau. Nah, saat kadar hormon oxytocin atau serotonin rendah, Anda akan merasakan ‘ngidam’ atau menginginkan makanan dengan kalori yang tinggi seperti cokelat atau cake. Itulah kenapa wanita yang sedang patah hati kerap digambarkan sedang menangis sambil makan es krim atau cokelat.

5. Tidak menyisihkan waktu untuk berolahraga

Berat Badan Bertambah Saat Menjalani Hubungan

Apabila sedang dimabuk cinta, sangatlah wajar jika Anda ingin menghabiskan setiap saat bersama pasangan. Alhasil, waktu yang biasanya Anda sisihkan untuk berolahraga pun mulai terasa kurang penting. Daripada ikut kelas olahraga, lebih baik Anda ngedate saja, kan? Apalagi, kembali pada poin pertama, Anda sudah tak lagi merasa perlu untuk terus menjaga penampilan. Namun, alasan ini tentu tidak akan valid jika kebetulan pasangan Anda adalah penggemar dan rutin berolahraga.

Baca juga: Jangan Berlebihan! Ini 5 Tanda Bahwa Anda Terlalu Memprioritaskan Pasangan

PREVIOUS ARTICLE

Berbagai Fakta Tentang Konsumsi Gula yang Patut Anda Waspadai

NEXT ARTICLE

Lisa BLACKPINK Jadi Korban Diskriminasi, Begini Dampak Negatifnya Bagi Kesehatan Mental

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

COMMENTS

1comment


  • Kamayanti Putri1 week ago

    Bener juga wkwkwk