ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Inspiration

5 Fakta Menarik Seputar Coachella Festival, Festival Musik Tahunan Paling Populer di Dunia

Festival musik terpopuler di dunia, Coachella Valley Music and Arts Festival tengah berlangsung di Indio, California, Amerika Serikat. Festival musik yang menghadirkan beragam genre  ini berhasil menyedot ratusan ribu penonton dari berbagai negara. Selain jadi ajang untuk menikmati musik, acara ini juga jadi momen berkumpulnya para selebriti papan atas. Kalau tahun lalu Coachella berhasil menampilkan Lady Gaga, Lorde, Radiohead dan Kendrick Lamar. Tahun 2018 ini giliran Beyonce, The Weeknd, serta Eminem yang akan jadi bintang utama untuk tampil menghibur penonton. Selain mendapat predikat sebagai festival musik terpopuler di dunia, Coachella juga menyimpan berbagai fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan, seperti 5 hal berikut ini!

1. Mengalami Kerugian di Tahun Awal Penyelenggaraan

Kesuksesan memang membutuhkan proses, hal ini juga turut dirasakan oleh festival musik Coachella. Di tahun pertama penyelenggaraanya, festival tahunan ini tidak mendapatkan untung, bahkan sang promotor Goldenvoice, mengalami kerugian sebesar $800.000. Karena hal ini pula, di tahun 2000 festival Coachella terpaksa ditiadakan dan baru diadakan kembali tahun 2001.

2.  Raup Keuntungan Rp1,5 Triliun di Tahun 2017

Berlangsung sejak tahun 1999, namun tiket Coachella baru sold out pada tahun ke-4 penyelenggaraannya di tahun 2004. Saat itu Coachella menghadirkan line up seperti Radiohead, The Killers, Muse, The Black Keys, The Cure serta deretan nama penyanyi lainnya. Sejak saat itu pula Coachella mulai banyak menarik perhatian penikmat musik seluruh dunia. Bahkan harga tiket di tahun 1999 yang dijual seharga $50, terus meningkat setiap tahunnya. Yang paling baru tahun, untuk tahun ini tiket Coachella dijual seharga $399 atau setara Rp6 jutaan untuk 1 hari. Namun  besarnya harga tiket tidak menurunka minat penggemar, bahkan di tahun 2017 lalu Coachella berhasil meraup laba kotor hingga RP1,7 triliun yang mengukuhkannya menjadi festival musik paling populer di dunia.

3. Mengerahkan Seluruh Polisi di Wilayah Indio untuk Mengawasi Acara

Diselengggarakan di wilayah Indio, California yang hanya dihuni oleh 40.000 orang, membuat pihak kepolisian wilayah ini perlu berjuang ekstra tiap kali festival Coachella diadakan. Biasanya seluruh anggota polisi akan dikerahkan untuk menjaga lokasi tetap kondusif, untuk menghindari terjadinya perkelahian akibat minuman keras maupun penggunaan narkoba. Bahkan di tahun 2013 pihak kepolisian menangkap 90 orang selama 3 hari penyelenggaraan festival.

4. Di tahun 2012 Pihak Promotor Membeli Lahan di Indio Seluas 113 Hektar 

Terus meraup keuntungan, membuat pihak promotor berpikir jangka panjang untuk kelangsungan acara Coachella. Maka itu di tahun 2012, promotor Goldenvoice mengumumkan telah membeli lahan seluas 113 hektar di Indio, California yang kini digunakan sebagai tempat berlangsungnya acara musik tahunan ini.

5. Fasilitas Tenda untuk Penonton

Awalnya para penonton Coachella dilarang untuk mendirikan tenda di tempat ini untuk menghindari kejadian tragis yang sempat terjadi di festival musik Woodstock tahun 1999. Namun baru di tahun 2003 pihak penyelenggara memperbolehkan pengunjung untuk membuka tenda. Dan di tahun 2012 semenjak menambah luas kepemilikan wilayah, pihak promotor membuka fasilitas camping yang terdiri dari beberapa kelas. Tak hanya tenda yang nyaman, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas kamar mandi, toko serba ada, area untuk mengisi daya baterai gadget serta fasilitas WiFi. Lengkap, kan?

Baca juga: Demi Kenyamanan, Ini Etika Menonton Konser yang Harus Anda Ketahui dan Terapkan

PREVIOUS ARTICLE

Bahaya Bronkiektasis, Kondisi Batuk Berdahak yang Tak Kunjung Sembuh

NEXT ARTICLE

Cinta Sih Cinta, tapi Urusan Meminjamkan Uang kepada Pacar Ada Aturannya, Lho

RELATED ARTICLES

comments