Guide

Wah, Ternyata Kecerdasan Emosional Memiliki Peran Penting Bagi Kesuksesan Seseorang!

Kecerdasan intelektual (IQ) selama ini sering kali dijadikan tolok ukur kesuksesan seseorang dalam berkarier. Seseorang dengan tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi dapat menyelesaikan berbagai macam permasalahan dengan baik. Tapi, jangan salah! Selain kecerdasan intelektual, ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu kecerdasan emosional (EQ). Banyak penelitian yang mengatakan bahwa EQ berkontribusi 2 kali lebih penting dalam mempengaruhi kesuksesan seseorang jika dibandingkan dengan IQ. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai kecerdasan emosional di sini!

Pengertian Kecerdasan Emosional

Emotional Intelligence

Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengindentifikasi, memahami, dan mengatur emosi diri sendiri maupun orang lain. Seseorang dengan EQ yang tinggi dapat memengaruhi perilaku orang lain baik secara positif maupun negatif. Kemampuan ini tentu dapat sangat mengutungkan bagi seseorang dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan pekerjaan. Pekerja dengan kecerdasan emosional yang tinggi mudah untuk bekerja sama dengan orang lain, fleksibel, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Meskipun seseorang memiliki IQ yang tinggi dan memiliki kualitas kerja yang baik, tanpa EQ yang tinggi, sulit bagi orang tersebut untuk menjadi sukses.

Baca Juga: Bukan IQ! Ternyata, Salah Satu Faktor Utama Kesuksesan Hidup Adalah EQ Tinggi

Elemen Kecerdasan Emosional

Emotional Intelligence

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, EQ memiliki peranan yang penting dalam kesuksesan seseorang. Hal ini disebabkan karena kecerdasan emotional yang tinggi akan membuat seseorang mampu menguasai 5 soft skill berikut ini:

  • Self-awareness – Mampu mengenali emosi, kekuatan, kelemahan, kemampuan, dan batasan diri sendiri. Seseorang yang memiliki kesadaran terhadap diri sendiri yang tinggi akan mudah untuk mendengar, menerima, dan menjalankan kritik dari orang lain.
  • Self-regulation – Mampu mengontrol emosi dan tindakan dengan baik sehingga jauh dari tindakan impulsif yang merugikan. Selain itu, seseorang dengan self-regulation yang tinggi tahu kapan saja harus mengeluarkan emosinya agar tidak memperkeruh suasana kantor.
  • Motivation – Seseorang yang cerdas secara emosional adalah orang yang self-motivated. Motivasi dalam melakukan sesuatu akan datang dari diri sendiri, bukan karena tergiur uang maupun jabatan.
  • Empathy – Empati dapat membuat seseorang memahami dan menumbuhkan koneksi dengan orang lain secara emosional. Ia juga akan lebih peduli dan tulus dalam berhubungan dengan rekan kerja.
  • Social Skill – Skill untuk bersosialisasi tentunya sangat penting dalam dunia pekerjaan. Dengan memiliki social skill yang tinggi, secara langsung orang tersebut juga dapat memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan membangun relasi dengan baik.

 Baca Juga: Supaya Rekan Kerja Nyaman, Ini 5 Cara Elegan Menyampaikan Pendapat Saat Meeting di Kantor

Manfaat Kecerdasan Emosional dalam Lingkungan Pekerjaan

Emotional Intelligence

Dengan menguasai 5 soft-skill yang menjadi pilar utama kecerdasan emosional, hubungan dalam dunia pekerjaan Anda pun akan sangat terbantu. Ini adalah beberapa hal yang akan membaik jika Anda memiliki EQ yang tinggi.

  • Komunikasi lebih efektif. Untuk mencapai kerja sama tim yang baik, diperlukan juga skill komunikasi yang baik. Kecerdasan emosional yang tinggi dapat membuat seseorang mampu mendengarkan dan memberikan respon secara baik terhadap rekan kerjanya. Dengan ini, komunikasi dalam tim kerja pun akan menjadi lebih efektif.
  • Lebih dipercaya dan mudah bekerja sama dengan rekan kerja. Kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim tentunya sangat penting dalam dunia pekerjaan. Orang yang cerdas secara emosional akan lebih mudah membangun hubungan secara emosional dengan orang lain sehingga orang tersebut akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
  • Mengatasi tekanan pekerjaan lebih baik. Dengan besarnya tekanan di dunia pekerjaan, seseorang harus mampu mengendalikan emosinya agar tidak merugikan orang sekitarnya. Karena seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki self-awareness yang tinggi, ia akan lebih mudah mengatur tingkat stres yang ia alami.
  • Mampu menerima masukan dengan lebih terbuka. Kritik tentunya sangat penting untuk membuat seseorang menjadi lebih berkembang. Seseorang yang cerdas secara emosional akan menerima kritik dengan baik tanpa melakukan banyak pembelaan diri, khususnya jika kritik tersebut dapat membantunya menjadi orang yang lebih baik.

Baca Juga: Saatnya Anda Bersinar, Coba Tips Berikut Untuk Menonjolkan Diri di Depan Bos Tanpa Terlihat Berlebihan

PREVIOUS ARTICLE

Coba Deh Lihat Sekolah Termegah di Dunia ini, Bikin Anda Ingin Belajar Lagi!

NEXT ARTICLE

Mengenal Trisomy 13, Kelainan Kromosom Langka yang Membuat Bayi Adam Fabumi Meninggal Dunia

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments