Beauty

3 Kandungan dalam Klairs Midnight Blue Calming Cream dan Manfaat Hebatnya untuk Kulit

Anda pernah tahu brand Klairs? Brand Korea ini menyatakan bahwa produknya tidak mengandung bahan-bahan keras dan berbahaya (tidak menggunakan pewarna, tidak mengandung alkohol, tidak mengandung parabens, tidak mengandung wewangian buatan), tidak menggunakan hewan dalam pengujian, ramah vegan, serta memiliki kualitas bagus tetapi harga terjangkau. Produk-produk Klairs ini sangat ringan tapi cukup powerful dalam fokus ke permasalahan kulit. Cocok buat Anda yang memiliki kulit sensitif. Nah, kali ini saya akan menjelaskan salah satu produk uniknya Klairs yaitu Midnight Blue Calming Cream.

Produk ini mengandung 3 bahan utama, yaitu  Guaiazulene, Ceramide 3, dan Centella Asiatica Extract. Apa saja kegunaannya? Yuk, simak.

Guaiazulene 

Jangan kaget ketika Anda membuka produk ini karena warna birunya yang unik. Warna ini berasal dari Guaiazulene sebagai hasil dari ekstraksi bunga chamomile. Zat ini efektif meredakan radang jaringan kulit yang rusak dan meregenerasi sel kulit. Mengandung 0,03% (mirip dengan jumlah yang ada dalam salep yang saat ini ada di pasaran). Uji klinis Jepang menunjukkan keefektifannya pada 89,7% sengatan sinar matahari, 60,6% eksim, dan 86,5% penyakit kulit ulseratif. Guaiazulene merupakan bahan mentah dalam pembuatan salep untuk kulit terbakar (burn ointment).

Ceramide 3

Ceramide 3 adalah salah satu dari beberapa molekul pada ceramide. Ceramides berperan besar dalam penyimpanan air pada sel kulit.  Zat ini memberikan kelembapan jangka panjang dan membantu melindungi kulit dari radikal bebas. 

Centella Asiatica Extract

Tanaman asli Madagaskar, juga dikenal sebagai ‘tiger grass’ dan sering digunakan dalam kosmetik sebagai ‘Centella Asiatica.’  Tanaman ini merupakan bahan utama dalam salep dan membantu memperbaiki kulit yang rusak dan mencegah jaringan parut.

Kondisi Apa Saja yang Cocok untuk Menggunakan Krim Ini?

  1. Setelah memencet jerawat. Saya pribadi sudah mencobanya dengan mengoles bagian yang merah akibat memencet jerawat. Keesokan harinya kulit sudah tidak meradang dan bekas merahnya hilang.
  2. Setelah mengeluarkan komedo. Tekstur kulit menjadi lebih lembut setelah menggunakan krim ini.
  3. Setelah berkucur. Tidak hanya wanita saja yang bisa menggunakan krim ini. Pria yang sehabis menyukur kumis juga bisa menggunakan krim ini untuk membantu mengurangi sensasi menyengat/pedih akibat pisau cukur serta untuk mendinginkan kulit.
  4. Kulit merah dan iritasi. Untuk kulit sensitif mudah sekali muncul merah-merah dan mudah pula iritasi. Krim ini membantu Anda untuk menenangkan kulit yang merah dan iritasi serta memperbaiki jaringan kulit.
  5. Setelah terpapar sinar matahari. Bagi Anda yang lupa memakai tabir surya, biasanya kulit mudah terbakar terkena sinar matahari sampai menjadi merah dan terkelupas, krim ini bisa menyembuhkan dan menenangkan kondisi kulit tersebut.
  6. Setelah terkena luka bakar.  Kena percikan minyak goreng  ketika masak? Tenang saja, oleskan ke bagian luka (yang sudah dibersihkan ya). Krim ini membantu mendinginkan kulit yang terbakar dan menenangkan kulit.

Lalu bagaimana cara memakainya? Mudah saja,  di malam hari setelah kulit wajah dibersihkan, ambil krim secukupnya dan totol pada kulit yang bermasalah atau gunakan di seluruh permukaan kulit ketika kemerahan. Selamat mencoba!

PREVIOUS ARTICLE

PHA: Kandungan Eksfoliasi Baru untuk Kulit Kering dan Sensitif

NEXT ARTICLE

Malala Yousafzai, Penerima Nobel Perdamaian yang Tidak Menyerah Menjunjung Hak Wanita Setelah 2 Tembakan di Kepala

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments