Beauty

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencoba Highlighter

Ketagihan memakai highlighter, atau malah baru belajar mencoba highlighter untuk melengkapi teknik contouring Anda? Seru sih. Teknik makeup highlighting biasanya digunakan untuk menonjolkan fitur wajah dan ini sebenarnya bukan trend yang terbilang baru. Sempat muncul di tahun 70’an dan digunakan pada bagian bawah tulang alis, fungsi dan cara pemakaian highlighter kini sudah jauh berkembang. Tidak lagi sekadar pelengkap contouring, tahun lalu lahir tren strobing yang hanya menggunakan highlighter muncul. Diikuti oleh berbagai brand makeup yang meluncurkan berbagai produk highlighter ke pasaran, hingga kini highlighter masih menjadi salah satu produk yang wajib dimiliki para pecinta beauty. Bagi Anda yang berpikir untuk menerapkannya demi sentuhan ‘drama’ pada riasan akhir tahun, perhatikan 3 hal berikut ini saat mencoba highlighter agar makeup Anda tidak terlihat berminyak dan berlebihan.

Tekstur dan Urutan Pemakaiannya

Wajah menjadi fresh dan glowing berkat jasa highlighter. Kalau kata Rihanna sih, shine bright like a diamond. Tapi nggak lucu kan ya kalau tiba tiba teman Anda malah menyodorkan kertas minyak karena makeup wajah yang super shiny, dan malah membuat kulit jadi terlihat berminyak? Nah, ini bisa terjadi karena Anda terlalu banyak mengaplikasikan highlighter, dan melakukannya sebagai finishing touch riasan Anda. Coba perhatikan urutan pemakaian highlighter Anda. Aplikasikan highlighter setelah memakai foundation dan sebelum pemakaian blush on. Dengan cara ini, highlighter akan tetap memberi kilau pada wajah Anda sekaligus mengurangi resiko kulit terlihat berminyak. Anda juga bisa memilih tekstur highlight yang cair dan lebih mudah membaur dengan kulit.

Baca Juga: Highlighter yang Tepat Untuk Kulit Anda

Area Pemakaian Pada Wajah

Eh, kenapa wajah malah jadi terlihat lebih lebar ya? Supaya kesalahan pemakaian highlighter ini bisa dihindari, maka Anda harus mengaplikasikan highlighter dengan memperhatikan area dan bentuk wajah Anda. Kunci mudahnya, selalu fokuskan highlighter pada area wajah bagian atas atau lebih tinggi dari pipi dibanding area wajah bagian bawah. Hindari memakai highlighter pada area lebih rendah dari pipi. Dengan begitu, ilusi wajah akan terlihat lebih jenjang. Aplikasikan highlighter di area dahi, batang hidung, area tulang pipi dan sedikit di bagian dagu.

Mencoba Highlighter

Rona Highlight

Layaknya memilih warna lipstik, highlighter juga memiliki rona yang perlu Anda sesuaikan dengan warna undertone kulit Anda. Kalau salah pilih, alih-alih menjadi segar, wajah malah terlihat kusam dan tidak natural. Biasanya, highlighter memiliki rona bernuansa pink, peach, dan bronze atau kecoklatan. Jika Anda memiliki undertone kulit yang warm dan memiliki kulit sawo matang, pilih rona highlight ke arah peach atau bronze kecoklatan.

Mencoba Highlighter

SLEEK Highlighting Palette Solstice. Beli di BEAUTYLINK.

 

PREVIOUS ARTICLE

3 Cara Menata Rambut Pendek untuk Acara Spesial

NEXT ARTICLE

Butuh Wewangian Baru? Intip Prediksi Tren Parfum 2017 Berikut

RELATED ARTICLES

Editor in Chief Beauty Journal

COMMENTS0 comments