Beauty

3 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kuas Makeup Natural dan Sintetis

Pilihan kuas makeup pun yang bisa kita temukan kini sudah semakin banyak pilihannya. Secara umum, terdapat dua jenis  material kuas makup, yaitu natural atau alami dan sintetis.  Pernahkah Anda mencoba sebuah produk yang di-rave para beauty influencer namun ternyata hasilnya tidak sebaik yang dihebohkan? Hmm, jangan-jangan permasalahanya bukan pada produk tersebut atau kulit Anda, melainkan karena bahan kuas makeup yang Anda gunakan untuk mengaplikasikannya. Supaya tepat sasaran dan bisa digunakan secara maksimal, ketahui dulu 3 fakta Kuas Natural dan Kuas Sintetis berikut ini!

Baca juga: Mana Bahan Kuas Makeup yang Lebih Bagus? Alami atau Sintetis?

1. Waspada! Kuas Natural Dapat Menimbulkan Alergi Jika Anda Memiliki Kulit yang Sensitif

Kuas natural menggunakan bulu yang terbuat dari bulu binatang. Bulu yang kerap digunakan adalah musang, tupai, kambing, atau kuda. Perlu Anda ketahui, meskipun sudah melalui proses pasteurisasi dan sterilisasi, bulu binatang pada kuas natural dapat menyebabkan reaksi alergi hingga iritasi pada beberapa orang. Hal ini juga mungkin akan menjadi pertimbangan beberapa orang. Terutama, jika Anda menginginkan produk yang cruelty-free. Dari segi harga, kuas natural kerap dilabeli sebagai premium, sehingga memiliki harga yang lebih mahal ketimbang kuas sintetis. Sedangkan, kuas sintetis terbuat dari bahan yang diproduksi oleh manusia, seperti nilon, taklon, atau serat polyester dan dijual dengan harga yang cukup terjangkau dan tentunya lebih cruelty-free.

2. Kuas Natural Dapat Menyerap Produk Bertekstur Cream atau Liquid, Lho!

Tentu, yang paling penting dari kuas makeup adalah performanya dalam pengaplikasian makeup. Nah, karena menggunakan bulu asli, kuas natural memiliki tesktur bulu yang berpori sehingga membuatnya dapat mengangkat produk dengan baik tanpa banyak fallout. Hal ini merupakan keunggulan kuas natural. Sebab, untuk mengaplikasikan eyeshadow dengan tesktur powdery, dibutuhkan brush yang dapat mengangkat produk dengan baik. Sehingga, eyeshadow dapat menempel pada mata, bukannya malah bertaburan pada wajah dan pakaian Anda. Kuas natural juga mampu mendistribusikan warna dan membaurkan produk dengan mudah. Namun, tekstur bulunya yang berpori juga membuat kuas natural tidak dapat bekerja dengan baik saat digunakan untuk mengaplikasikan produk bertekstur krim atau cair. Pasalnya, tekstur tersebut akan menyerap produk Anda. Sehingga, hasil riasan Anda akan terlihat tidak merata dan tentunya produk yang Anda gunakan pun menjadi lebih boros.

Produk rekomendasi untuk kuas natural: Powder eyeshadow, powder bronzer, powder blush, setting powder, dan produk bertekstur powder lainnya.

Baca juga: Tips Menyimpan Kuas Makeup Agar Tetap Higienis dan Tidak Rusak Saat Dibawa Bepergian

Di lain sisi, kuas sintetis tidak memiliki bulu yang berpori, sehingga brush ini tidak dapat mengangkat produk sebaik kuas natural. Namun, karena hal inilah kuas sintetis cocok untuk digunakan dengan produk bertekstur cair dan krim yang tentunya Anda harap tidak akan terserap. Selain itu, kuas sintetis juga memiliki bulu yang lebih rapat dan padat, sehingga Anda dapat mengaplikasikan riasan lebih presisi dan memiliki hasil yang smooth dan streak-free atau tidak bergaris-garis. Karena terbuat dari bulu sintetis, kemungkinan bulu kuas sintetis rontok dan menempel pada riasan Anda pun lebih kecil. Kekurangan dari kuas sintetis adalah kemampuannya untuk mengangkat produk bubuk yang tidak sebaik kuas natural. Fallout yang dihasilkan bisa cukup banyak, jadi, Anda perlu untuk menggunakan produk powder yang lebih banyak.

Produk rekomendasi untuk kuas sintetis: Foundation, concealer, cream eyeshadow, lip product, gel eyeliner, dan produk berteksur creamy atau cair lainnya.

3. Ternyata, Kuas Sintetis Memiliki Umur yang Lebih Panjang Ketimbang Kuas Natural

Kuas natural membutuhkan perhatian lebih saat membersihkannya. Pasalnya, bulu kuas natural rentan rusak, patah, memudar, serta mengeriting selayaknya rambut pada umumnya. Sehingga, Anda perlu menggunakan sabun pembersih brush yang lembut dan bebas deterjen agar tidak merusak helaiannya. Anda juga bisa menambahkan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa untuk menjaga helaian brush dari kerusakan. Lain halnya dengan kuas sintetis yang jauh lebih mudah untuk dibersihkan. Anda dapat mencucinya dengan air dan sabun pencuci piring lalu mengeringkannya pada handuk. Dari segi ketahanan, mulanya kuas natural dikenal lebih tahan lama karena terbuat dari serta bulu sebenarnya. Namun, kini produksi kuas sintetis semakin maju, sehingga kualitas bulu sintetis pun semakin kuat dan memiliki umur yang lebih panjang ketimbang kuas natural. Namun tentunya hal ini pun didukung dengan cara membersihkan dan menyimpan kuas makeup yang benar, ya.

Baca juga: Ingin Menambah Kuas Makeup? Ini Pilihan Kuas dari Brand Lokal yang Bisa Anda Coba

PREVIOUS ARTICLE

Tak Menguras Kantong. Ini Pilihan Eyeshadow Lokal di Bawah Rp50.000 yang Cocok untuk Pemula

NEXT ARTICLE

Underarm Care Routine. How I Lighten My Dark Underarm

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments