ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Editors Review

Review Film: Hellboy, Ancaman Akhir Dunia hingga Penentuan Jati Diri Sang Superhero

Diangkat dari komik karya Mike Mignola, kisah tokoh superhero Hellboy kembali hadir ke layar lebar. Kali ini kisah Hellboy tak lagi diperankan oleh aktor Ron Perlman, melainkan aktor David Harbour (Stranger Things, Suicide Squade). Bangku sutradara juga tak lagi diisi oleh Guillermo del Toro, melainkan sosok Neil Marshall (The Descent, Doomsday, Tales of Halloween). Lalu, bagaimana kisah film reebot Hellboy versi Marshall kali ini? Anda yang sudah lama menantikan sosok Hellboy hadir kembali ke layar lebar, sepertinya perlu menyimak artikel review berikut hingga tuntas.

Sinopsis Film

Review film Hellboy

Petualangan Hellboy (David Harbour) sebagai agen Bureau for Paranormal Research and Defense (B.P.R.D.) kembali berlanjut melalui film reebot terbaru ini. Kali ini Hellboy berhadapan dengan sosok penyihir jahat, Nimue (Mila Jovovich), yang memiliki kekuatan besar untuk menghancurkan dunia dan kehidupan manusia di muka bumi. Dibantu oleh sosok monster babi, Gruagach (Douglas Tait), Nimue yang sejatinya hidup di abad ke-6, kembali bangkit dari tidur panjangnya dan menghasut Hellboy untuk menemukan jati diri sesungguhnya, sebagai sosok setengah iblis yang mampu memimpin dunia.

Review film Hellboy

Dalam menghadapi Nimue dan Gruagach, Hellboy tidak sendirian, ia bantu oleh Alice (Sasha Lane) yang memiliki kekuatan untuk berkomunikasi dengan alam supernatural, serta sosok Ben Daimio (Daniel Dae Kim), salah seorang agen B.P.R.D. yang menyimpan rahasia tersendiri mengenai hidupnya. Ketiganya bekerjasama dan berusaha mengantisipasi kekuatan besar Nimue yang ingin menghancurkan dunia.

Sarat adegan brutal, tetapi terasa tanggung

Review film Hellboy

Secara keseluruhan film Hellboy tergolong sebagai film superhero yang cukup menyenangkan untuk disaksikan (meski belum bisa mengalahkan versi del Toro). Kombinasi humor dan aksi saling melengkapi lengkap dengan kisah yang cukup mudah dicerna. Joke yang dilempar para pemain juga lumayan berhasil mengundang tawa penonton.

Namun ada satu hal yang cukup mengganjal dan membuat saya kurang greget menyaksikan film ini. Namun tenang saja, hal ini bukan datang dari film Hellboy sendiri, melainkan cara Lembaga Sensor Film memotong adegan-adegan sadis. Terasa kasar dan sedikit banyak mengurangi keseruan dari tayangan ini.

Sangat disayangkan, mengingat film ini sudah di-rate dewasa yang tentunya ditujukkan untuk penonton cukup umur. Memang secara visual Hellboy sarat adegan brutal dan terkesan gore. Tebasan, tusukan, serta adegan perkelahian dibuat penuh aksi dan tanpa ampun. Anda yang mudah merasa mual atau ngilu, mungkin akan meringis pada beberapa adegan. Tapi mengingat banyak adegan sudah disensor (sayangnya secara kasar), saya rasa Anda tetap bisa mencerna film ini dengan nyaman.

Review film Hellboy

Membahas jalan cerita, saya merasa Hellboy punya awal kisah yang cukup menarik (Anda yang tidak mengikuti kisah ini sebelumnya bisa tetap menikmati jalan cerita), tokoh antagonis yang diperankan Mila Jovovich juga tampak digdaya dan sulit untuk dilawan, sehingga menimbulkan rasa penasaran bagaimana sang superhero akan mengatasi hal ini. Namun entah kenapa kekuatan yang dibangun di awal film, agak menurun saat menjelang akhir. Penyelesain polemik yang menumpuk tampak sedikit anti klimaks. Adegan krusial saat Hellboy berhadapan dengan Nimue sebagai laga akhir juga kena sensor yang menurut saya langsung mengurangi keseruan adegan tersebut. Selain itu unsur CGI cukup banyak ditampilkan, yang entah kenapa membuat film ini terasa kurang epic.

Film reebot Hellboy 2019 mungkin bukan film terbaik dari rangkaian film Hellboy yang pernah tayang sebelumnya, tetapi film ini masih menarik untuk disaksikan, terutama bagi Anda yang sudah rindu penampilan sang superhero di layar lebar.

Bagi Anda yang tertarik menyaksikan film ini, Hellboy sudah tayang di bioksop tanah air sejak tanggal 10 April 2019. Namun mengingat film ini sarat adegan sadis, dan penuturan bahasa yang vulgar, tentu dibutuhkan kebijakan dari penonton untuk tidak mengajak anak di bawah umur saat menyaksikannya.

Baca juga: Review Film: Hotel Mumbai, Gambaran Dramatis Saat Terjadinya Serangan Teroris Brutal di India

PREVIOUS ARTICLE

Rekomendasi Film Komedi Romantis yang Tak Bikin Bosan Walau Sudah Pernah Ditonton Berulang Kali

NEXT ARTICLE

Like Father Like Son, Berikut Pasangan Ayah dan Anak yang Sukses Berkarier di Dunia Akting

RELATED ARTICLES

comments