Guide

Bisnis Keluarga, Apakah Lebih Minim Risiko? Perhatikan Aturan Berikut

Bisnis keluarga adalah salah satu pilihan terbaik jika ingin mulai berwiraswasta. Lihat saja, ada banyak bisnis yang dikerjakan dari rumah dan dilakukan bersama keluarga, mulai dari bisnis kuliner, perusahaan rokok, online shop, hingga properti. Katanya, bisnis keluarga lebih aman dan nyaman dibanding bekerja bersama orang lain. Benarkah? Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin memulai bisnis keluarga.

Meski Keluarga, Cari Partner yang Memang Anda Kenal

Bisnis Keluarga

Ketika ingin memulai bisnis, cari partner keluarga yang memang Anda kenal. Hal ini bisa lebih memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis keluarga. Tak usah dengan  keluarga, jika ingin berbisnis dengan orang lain, pasti Anda akan memulainya dengan teman dekat kan? Selain memudahkan dalam bekerja karena lebih akrab, berbisnis dengan seseorang yang sudah Anda kenal setidaknya mengurangi risiko untuk hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penipuan atau membawa kabur uang modal.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Sampingan Untuk Si Sibuk Yang Butuh Pemasukan Tambahan

Urusan Kerja Tetap Profesional

Bisnis Keluarga

Yang namanya bisnis, haruslah dikerjakan dengan professional. Tidak boleh ada yang namanya prinsip “suka-suka gue” ketika bekerja. Jika bisnis kalian maju, semuanya pasti mendapat keuntungan kan? Begitu juga dengan penempatan posisi. Jika ada yang kurang sesuai, tak usah paksakan salah satu anggota keluarga untuk menempati posisi tertentu. Sebaiknya bersikap profesional saja demi kemajuan bisnis.

Pembagian Keuntungan Harus Transparan

Bisnis Keluarga

Selain penempatan posisi atau jabatan, pembagian pendapatan juga harus transparan. Jika modal yang dikumpulkan tidak sama, atau ada yang lebih besar dari lainnya, keuntungan juga harus dibagi sesuai besaran modal atau dibagi sesuai dengan jabatan yang ditempati. Tidak adil juga kan kalau ada yang menyumbang modal kecil dan kerjanya tidak seberapa namun mendapat gaji yang sama dengan anggota keluarga lainnya.

Baca Juga: Bisnis Kue Para Selebriti Indonesia

Libatkan Generasi Berikutnya

Bisnis Keluarga 4

Jika bisnis keluarga ini sudah dilakukan bertahun-tahun, sebaiknya libatkan juga generasi berikutnya, bisa anak Anda atau keponakan. Jika keasyikan berbisnis sendiri dengan partner keluarga lainnya, bisa-bisa kepengurusan bisnis tidak bisa dilakukan estafet. Agar bisnis keluarga tetap berjalan dan bisa dipertahankan, pastikan ada yang akan meneruskannya dari pihak keluarga. Anggap saja ini tradisi keluarga yang bisa dijadikan aset.

PREVIOUS ARTICLE

Pacar Anda Melakukan 7 Hal Ini? Bisa Jadi Ia Belum Melupakan Si Mantan

NEXT ARTICLE

Ini 5 Tanda Anda Melakukan Emotional Cheating, Selingkuh Non-Fisik yang Juga Berbahaya

RELATED ARTICLES

Beauty Journal Contributor

  • Hindari 5 Hal Ini Jika Tidak Ingin Bisnis Keluarga Terancam Hancur

    […]  Baca Juga: Bisnis Keluarga, Apakah Lebih Minim Risiko? Perhatikan Aturan Berikut […]

COMMENTS1 comments