Beauty

Review: Dear Me Matte Lip Creame, Lip Cream Lokal Dengan Formula Inovatif yang Nyaman di Bibir

Tahun lalu sangat menyenangkan, terutama bagi Anda yang pencinta lipstik! Kita disuguhi dengan banyak lipstik baru, baik lokal maupun dari luar negeri. Warnanya pun cukup bersaing, alias tidak ada yang sama. Mirip sih wajar, tapi tetap tidak ada yang sama persis 100%. Ini nih yang membuat lipstick enthusiasts ‘kalap’, karena semuanya menggoda untuk dikoleksi. Ha ha ha…. Nah, dari sekian lipstik yang bermunculan, ada satu yang menarik perhatian saya, Dear Me Matte Lip Creame.

Review Dear Me Matte Lip Creame

Bisa dibilang brand ini anti-mainstream. Ketika brand lipstik berlomba-lomba untuk menjadikan lipstiknya bisa tahan seharian, Dear Me justru merilis lip cream yang semi-matte. Hasil akhirnya tetap matte namun dengan formula creamy yang mumpuni. And I tell you, this is one of the best lipsticks in the market. Simak review ini untuk tahu alasannya ūüėÄ

Kemasan

Saat mencoba Dear Me Matte Lip Creame, saya dan Griss punya pendapat sama. Desain kemasannya girly and friendly. It makes you want to play with them and try all of them, ha ha ha…¬† Botolnya pun sama imutnya, karena ada desain polkadot di tutupnya. Aplikatornya mirip dengan aplikator lain yang pernah saya coba. Poin plusnya ada di mulut botolnya. Segahar apa pun Anda menggunakan lipstik ini, cairan lipstik tidak akan bocor dan mengotori mulut botolnya. Bersih!

Formula, Tekstur, dan Aroma

Formula dan tekstur adalah dua hal yang menjadi jagoan Dear Me Matte Lip Creame. Kalau melihat bahan-bahannya di kotak kemasan, lipstik ini diperkaya dengan beeswax dan bisabolol. Dua bahan ini memang dikenal bagus untuk melembapkan dan memperbaiki tekstur kulit. Nah, ini terasa sekali ketika lipstik dipakai: teksturnya creamy, formulanya ringan dan nyaman di bibir. I tried it the whole day dan tidak ada tuh yang namanya bibir kering. Kalaupun mesti touch up, bibir tak terasa tebal.

Review Dear Me Matte Lip Creame

Karena formulanya yang dibuat sangat nyaman di bibir, lipstik ini tidak begitu transferproof. Dengan kata lain, lipstik ini akan banyak meninggalkan jejak. He he he… Ketika mengering, hasilnya memang terlihat semi-matte. Begitu Anda minum, pasti ada jejak lipstik tersisa di gelas. Beberapa jam kemudian, kalau Anda tak sengaja menyentuh bibir, lipstik akan menempel di jari. Sampai sore pun, jejak lipstik akan selalu ada.

Meski creamy, kekentalan lipstik ini berbeda pada beberapa warna. Saya merasa Dear Kiki dan Dear Maya lebih cair dibanding Dear Ella atau Dear Jenny. Saya juga merasa Dear Julie adalah yang paling kental di antara semuanya. Mungkin hal ini demi menjaga pigmentasi ya, karena Dear Julie warnanya cenderung terang. Untuk aroma, Dear Me Matte Lip Creame punya chocolate scent yang cukup kuat.

Warna dan Pigmentasi

Ada 8 warna dalam koleksi perdana Dear Me Matte Lip Creame. Warna ini dinamai seperti nama wanita, seperti Dear Ella, Dear Kiki, Dear Maya, hingga Dear Jessica. Penamaan ini adalah untuk menjadikan warna ini lebih personal, seolah lipstik ini memiliki personality yang mewakili wanita Indonesia. Quiet, loves nature, bubbly personality, edgy, bold, playful, you name it! Hal ini diwakili dengan warna nude, fuchsia, merah, hingga ungu.

Sebagian besar lipstik ini punya pigmentasi yang sangat baik. Hanya dengan sekali celup, cairannya sudah mampu menutup seluruh warna bibir. Ada satu warna yang menurut saya punya pigmentasi yang tidak sepekat saudaranya, yaitu Dear Kiki. Warnanya terlihat, tapi masih ‘tipis’ ketika diaplikasikan pada bibir (apalagi jika Anda punya kulit bibir cenderung gelap). Saya harus mengulangnya hingga 2-3 kali agar rapi.

Ada lagi hal unik lainnya dari Dear Me Matte Lip Creame. Dari 8 warna yang saya coba, ada 2 warna yang bisa meninggalkan stain pada bibir dan itu bertahan cukup lama, yaitu Dear Kiki dan Dear Ella. Ketika lipstik memudar (bahkan ketika dihapus dengan makeup remover), Dear Kiki akan meninggalkan warna berupa pink semu. Lalu, Dear Ella akan meninggalkan warna merah semu. Jika dilapisi lip balm, to be honest, bibir jadi terlihat seperti pakai lip stain. Untuk yang punya bibir gelap, poin ini sih berguna banget, ha ha ha…

Pendapat Saya

I love it! Meski tidak semua warnanya adalah favorit saya, Dear Me Matte Lip Creame punya formula yang saya sangat suka. Nyaman di bibir! Saya tidak keberatan harus touch up beberapa kali asalkan kulit bibir tidak mudah kering. Kalau ada dua pilihan antara lipstik matte dan tahan lama tapi bikin bibir cracked, lalu ada lipstik semi-matte yang tidak terlalu tahan lama tapi bibir tetap lembap, saya jelas pilih yang kedua. Kalau bibir kering dan mengelupas, hmm, kita jadi akan susah pakai lipstik apa pun kan?

Review Dear Me Matte Lip Creame

Satu lagi yang saya suka adalah warnanya bisa dicampur. Karena teksturnya creamy, warna-warna dari Dear Me Matte Lip Creame ini mudah banget dibaurkan. Warna merah oranye dari Dear Jessica bisa banget saya campur dengan Dear Kiki untuk warna yang lebih pinkish. Personalized color ini memang ditunjang teksturnya yang creamy.

Lipstik ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp89.900. Lipstik ini juga sudah tersedia di Sociolla. Ada yang sudah coba? Apa pendapat Anda tentang lipstik ini?

PREVIOUS ARTICLE

Menonjolkan Keindahan Mata dengan Inspirasi Eye Makeup dari Abel Cantika

NEXT ARTICLE

Pengaruh Baik dan Buruk Olahraga Terhadap Kesehatan Kulit

RELATED ARTICLES

  • Rekomendasi Lipstik Lokal untuk Bibir Kering yang Nyaman Digunakan Sepanjang Hari

    […] cinta dengan lip cream yang tersedia dalam 8 shade ini, lho! Masih ragu untuk mencoba? Baca dulu review Dear Me Matte Lip Creame ini, […]

  • BJ Editors: 3 Produk Makeup yang Menjadi Holy Grail dan ???

    […] Baca juga:¬†Review Dear Me Matte Lip Creame, Lip Cream Lokal Dengan Formula Inovatif yang Nyaman di Bibir […]

COMMENTS2 comments