ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Beauty

Menjaga Lingkungan Bisa Dimulai dari Produk Kecantikan. Yuk Ketahui Cara Menerapkannya!

Limbah plastik dan sampah yang tak terurai kini menjadi masalah penting yang banyak diangkat sebagai isu internasional. Kotornya perairan dan banyakanya kasus hewan laut yang mati dalam kondisi tubuh berisi sampah turut memicu kampanye bebas plastik semakin kuat. Melihat kondisi ini, tak sedikit perusahaan dan individu yang mulai mengubah kebiasaan dan mulai memerhatikan produk yang dikonsumsi setiap hari. Hal ini juga turut berpengaruh pada industri kecantikan. Meski belum signifikan, tetapi sudah mulai banyak brand kecantikan yang mengusung konsep eco-friendly.

Nah, buat Anda yang ingin berkontribusi untuk melakukan perubahan demi menjaga bumi tercinta, tak ada kata terlambat, kok! Anda bisa memulainya dari sesuatu yang dekat seperti penggunaan produk kecantikan yang ramah lingkungan. Mau tahu seperti apa caranya? Yuk, simak di sini!

Memilih produk kemasan eco-friendly

Memilih produk kecantikan dengan cara cerdas selain menyelamatkan bumi dari dampak buruk, Anda juga tergiring untuk lebih sehat dan hemat. Cara ‘hijau’ yang dapat dilakukan adalah memilih produk kemasan yang eco-friendly atau ramah lingkungan. Mengingat masih sedikit perusahaan yang tergerak untuk membuat kemasan ramah lingkungan atau non plastik, Anda dapat mengakalinya dengan opsi pembelian produk. Contohnya, dibandingkan Anda membeli sabun cair yang kebanyakan menggunakan wadah plastik, Anda bisa menggantinya dengan sabun batangan yang biasanya dikemas dalam kertas yang dapat didaur ulang.

Baca juga: 5 Pilihan Sabun Batangan dengan Kandungan Alami dari Brand Lokal yang Perlu Anda Coba

Membeli kemasan isi ulang dan berkreasi dengan bekas kemasan

Tanpa disadari kita memang hanya memiliki pilihan terbatas, khususnya dalam membeli produk kecantikan yang memiliki kemasan plastik. Mau tidak mau kemasan yang sudah tak terpakai akan dibuang dan menjadi limbah kosmetika. Namun Anda bisa mengurangi konsumsi plastik dengan beberapa cara, seperti membeli produk kecantikan dalam bentuk isi ulang, serta memanfaatkan bekas kemasan dengan mengubah fungsinya. Selain itu, mengingat sudah mulai banyak brand kecantikan yang menerima pengembalian bekas kemasan, Anda bisa memanfaatkan hal ini guna mengurangi penggunaan plastik.

Baca juga: Berbagai Alternatif Microbeads Ramah Lingkungan yang Bisa Anda Coba

Jeli memilih produk berdasarkan profil perusahaan

Bagi Anda yang bertekat menjalani gaya hidup ramah lingkungan, biasanya sikap teliti dan cermat tidak hanya berlaku saat memilih produk, tapi juga latar belakang brand yang hendak Anda beli. Ada baiknya untuk membeli produk dari perusahaan yang punya kepedulian terhadap lingkungan. Anda dapat membaca informasi tentang bagaimana produk dibuat dan aman tidaknya bagi lingkungan pada kemasan produk. Beberapa perusahaan biasanya menawarkan layanan penukaran wadah bekas produk dengan produk baru atau isi ulang dengan wadah yang dimiliki pelanggan.

Memerhatikan kandungan dalam produk kecantikan

Mengingat produk ramah lingkungan berorientasi pada bahan-bahan alami seperti minyak esensial dan ekstrak tumbuhan, Anda bisa membaca label setiap kali ingin membeli produk. Di Amerika Serikat, beberapa kandungan sudah resmi dilarang seperti kandungan microbead. Kandungan yang biasanya ada dalam produk kecantikan seperti scrub wajah ini dinilai dapat mencemari danau dan lingkungan, serta sama halnya dengan membuang plastik ke lautan. Sayangnya, di Indonesia sendiri belum ada peraturan mengenai pelarangan kandungan ini. Sebagai langkah pencegahan, Anda dapat meminimalisir penggunaan kandungan berikut saat memilih produk kecantikan, polyethylene, polypropylene, polyethylene terephthalate, dan polymethyl methacrylate.

Pilih produk yang benar-benar dibutuhkan

Alih-alih ingin mencoba beragam produk dalam satu waktu, akhirnya Anda memutuskan membeli produk kecantikan yang baru tanpa memikirkan dampaknya. Sebagai langkah jitu, membeli produk kecantikan yang benar-benar diperlukan dan menggunakannya semaksimal mungkin hingga produk habis dapat meminimalisir penggunaan kemasan yang berlebihan. Membeli produk kecantikan yang sudah dimiliki hanya akan menambah pengeluaran juga timbunan sampah setelahnya.

Baca juga: Sampo Batangan, Tren Perawatan Rambut Baru yang Diklaim Ramah Lingkungan

PREVIOUS ARTICLE

Selain Melindungi Kulit dari Sinar UV, Ini Manfaat Lain Menggunakan Sunscreen

NEXT ARTICLE

Serunya Peluncuran UV Perfect Matte & Fresh, Sunscreen Matte Pertama L'Oreal Paris, bersama Tyna Kanna Mirdad

RELATED ARTICLES

comments