ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Beauty

Sering Dianggap Sama, Ternyata Inilah Perbedaan Deodoran dan Antiperspirant yang Perlu Anda Ketahui

Untuk mengatasi masalah keringat berlebih dan bau badan, deodoran atau antiperspirant kerap menjadi solusi yang banyak dipilih orang. Keduanya tergolong sebagai produk bath and body yang cukup efektif dalam menjaga tubuh agar tetap harum dan segar di tengah aktivitas yang padat. Sayangnya, masih banyak orang yang keliru akan deodoran dan antiperspirant. Kebanyakan di antara mereka berpikir bahwa keduanya serupa, meski sebenarnya sangat berbeda. Lantas, apa sih perbedaan antar keduanya? Yuk, temukan jawabannya di sini!

Deodoran

Perbedaan Deodoran dan AntiperspirantKeringat dihasilkan dari dua kelenjar, yaitu ekrin dan apokrin yang terdapat dalam tubuh manusia. Saat tubuh banyak bergerak, otomatis suhunya akan meningkat. Untuk menurunkan kembali suhu tubuh, maka kelenjer ekrin akan bekerja dengan mengeluarkan air dan garam dari dalam tubuh, yang kita kenal sebagai keringat. Sedangkan bau tak sedap yang sering kita cium saat berkeringat, itu adalah hasil kerja dari kelenjar apokrin. Kelenjar ini bekerja mengangkut keringat yang mengandung sekresi lemak dan protein dari dalam tubuh ke permukaan tubuh. Nah, lemak dan protein inilah yang nantinya bereaksi dengan bakteri yang kemudian menciptakan bau badan.

Seperti yang tertera pada situs Nivea Australia, fungsi deodoran adalah untuk mencegah bau badan. Pada umumnya, deodoran mengandung triklosan yang bersifat sebagai anti-bakteri, sehingga dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau yang tidak sedap. Namun, kandungan yang terdapat pada deodoran tidak dapat mencegah produksi keringat pada tubuh. Oleh sebab itu, pemakaian deodoran hanya dapat mencegah terhadinya bau badan, tapi tidak mencegah terjadinya keringat.

Antiperspirant

Perbedaan Deodoran dan AntiperspirantJika deodoran dapat mencegah terjadinya bau tidak sedap, lain halnya dengan antiperspirant. Zat ini merupakan produk yang diklaim cukup ampuh dalam mencegah terjadunya keringat berlebih pada area ketiak. Nah, kedua bahan yang ada pada antiperspirant ini akan bekerja secara efektif dengan cara menyumbat kelenjar keringat yang terdapat pada daerah ketiak. Tak jarang, dalam produk antiperspirant juga terdapat kandungan astringent yang kuat guna menyegarkan area ketiak. Jadi, jika digunakan secara terpisah, deodoran akan membunuh bakteri penyebab bau badan, namun tidak menyelesaikan masalah keringat berlebih. Di lain sisi, antiperspirant akan menghentikan masalah keringat berlebih, namun tidak membunuh bakteri penyebab bau badan. Oleh sebab itu, beberapa produk seringkali menggabungkan keduanya guna menuntaskan dua permasalahan sekaligus dalam satu produk.

Apakah Deodoran dan Antiperspirant Aman Digunakan?

Perbedaan Deodoran dan AntiperspirantSebagian orang bisa jadi memiliki sensitivitas tersendiri terhadap penggunaan antiperspirant atau deodoran, terutama pada area ketiak. Salah satu masalah yang paling umum terjadi adalah munculnya iritasi atau bisa juga biang keringat pada ketiak. Sensitivitas terhadap kedua produk ini umumnya disebabkan oleh bahan pewangi atau parfum yang ditambahkan ke dalam produk. Namun, bisa juga timbulnya reaksi disebabkan oleh adanya kandungan alkohol atau alumunium klorida pada produk deodoran maupun antiperspirant. Jadi, jika kulit Anda tergolong sensitif terhadap parfum atau bahan pewangi, atau bahkan memiliki riwayat penyakit eksim, sebaiknya pilihlah produk antiperspirant atau deodoran yang jelas sudah diklaim fragrance free dan alcohol free.

Baca Juga: Ketiak Mudah Iritasi? Yuk, Coba 5 Rekomendasi Deodoran Vegan yang Dikenal Lebih Aman untuk Kulit!

PREVIOUS ARTICLE

Berencana untuk Melakukan Perawatan Kecantikan di Tempat yang Mewah dan Berkelas? Intip Rekomendasinya di Sini!

NEXT ARTICLE

Mengenal Lebih dekat Brand Jo Malone London dari Debbie Wild, Sang Global Lifestyle Director yang Datang Merayakan Acara Peluncurannya di Indonesia

RELATED ARTICLES

QC Content at Beauty Journal

COMMENTS

6comments


  • Nabila Andara Putri1 month ago

    Good

  • Ria R S1 month ago

    Aku pake yang aluminum free merek Crystal, udah 2 tahun pake belum abis2 ?

  • Sarah Rosa1 month ago

    Woww sangat bermanfaat ???

  • Finny Liliana2 months ago

    Good article

  • Azyyati Husna2 months ago

    ?

  • andreas ananto2 months ago

    produk yang rekomen untuk kasus ini apa yaa gengs???