ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Beauty

Beda Jerawat, Beda Juga Cara Menanganinya. Yuk, Cari Tahu Cara untuk Mengobati Jerawat Sesuai Jenisnya!

Sudah bolak-balik menggunakan obat jerawat, tetapi tak kunjung sembuh? Coba cek dahulu, apakah obat yang digunakan sudah sesuai dengan masalah jerawat yang Anda alami? Agar dapat ditangani dengan baik, Anda sebaiknya cari tahu dulu jenis jerawat pada wajah Anda. Apakah termasuk dalam kategori comedonal, nodulocystic, atau jenis jerawat lainnya? Meskipun pada umumnya jerawat diakibatkan oleh masalah kebersihan kulit dan ketidakseimbangan hormon, bukan berarti semua jerawat dapat ditangani dengan perawatan yang sama. Nah, berikut ini adalah cara untuk mengobati jerawat sesuai jenisnya.

Comedonal

mengobati jerawat

Comedonal acne adalah jenis jerawat yang terletak dibawah permukaan kulit. Jenis jerawat ini umumnya disebabkan oleh pori-pori atau folikel rambut yang tersumbat oleh kotoran, bakteri, sel kulit mati, atau rambut. Jerawat yang masih tertutup oleh kulit disebut dengan whiteheads, sedangkan jerawat yang terbuka dan berwarna kehitaman disebut dengan blackheads. Comedonal acne umumnya terjadi pada seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak.

Kunci dalam menangani masalah jerawat ini adalah dengan menjaga kebersihan kulit dengan baik. Tidak hanya dengan mencuci wajah, tetapi juga dengan rutin melakukan eksfoliasi. Eksfoliasi dapat membantu mengurangi minyak berlebih dan sel kulit mati dari wajah. Anda bisa menggunakan chemical exfoliant yang mengandung AHA atau BHA. Tak hanya itu, comedonal acne juga dapat diatasi dengan obat topikal yang mengandung azelaic acid, benzoyl-peroxide, glycolic acid, salicylic acid, retinoids, atau sulfur.

Inflammatory

mengobati jerawat

Peradangan pada tubuh memang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Mulai dari masalah lambung, hingga masalah jerawat. Ada 2 jenis jerawat yang tergolong dalam inflammatory acne, yaitu papules dan pustules. Keduanya sama-sama memiliki ciri yang kemerahan meradang yang sakit saat ditekan. Namun, papules hanya berwarna kemerahan, sedangkan pustules berwarna kemerahan dan berisi nanah.

Untuk mengobati jerawat yang meradang, Anda dapat menggunakan acne spot treatment yang mengandung bahan aktif seperti benzoyl peroxide dan salicylic acid. Benzoyl peroxide berguna untuk membunuh bakteri yang telah tercampur dengan sel kulit dan mencegah terbentuknya bakteri baru. Sedangkan salicylic acid berfungsi mengangkat sel kulit mati yang dapat menjebak sebum dan bakteri dalam pori-pori.

Baca juga: 5 Jenis Jerawat yang Penting untuk Anda Ketahui

Nodulocystic

mengobati jerawat

Berbeda dengan comedonal dan inflammatory acne yang tergolong dalam jerawat sedang, nodulocystic merupakan jerawat yang tergolong parah. Jenis jerawat ini terbentuk akibat produksi sebum berlebih tidak bisa keluar dan terjebak dalam pori-pori. Selain menimbulkan rasa sakit, nodulocystic acne juga meninggalkan bekas jerawat yang cukup dalam.

Untuk mengobati jerawat jenis ini, pengaplikasian spot treatment secara topikal tidaklah cukup dan waktu penyembuhannya pun tergolong lama. Hal ini disebabkan karena jerawat tumbuh jauh di dalam permukaan kulit. Anda memerlukan kosultasi dengan dokter untuk mendapatkan acne spot treatment khusus atau obat jerawat yang dikonsumsi dengan cara diminum. Semakin cepat Anda melakukan pengobatan, semakin sedikit bekas jerawat yang akan terbentuk.

Hormonal

mengobati jerawat

Sesuai dengan namanya, hormonal acne merupakan jerawat yang tumbuh akibat adanya ketidakseimbangan hormon. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada seseorang yang masih remaja, tapi juga pada 50% wanita berusia 20-29 tahun dan 25% wanita berusia 40-49 tahun. Pada usia remaja, jerawat hormonal umum tumbuh pada area t-zone, sedangkan pada usia dewasa, jerawat hormonal tumbuh pada area bawah pipi dan sekitar rahang.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jerawat ini disebabkan oleh faktor hormon. Maka dari itu, penanganannya pun harus dari dalam. Konsultasikan pada dokter kulit karena untuk memastikan ada ketidakseimbangan hormon, Anda harus memeriksakannya terlebih dulu. Beberapa jenis obat yang biasanya sering digunakan adalah pil KB, pil antiandrogen, dan accutane. Jangan lupa juga untuk mengatur pola makan dengan membatasi konsumsi gula, produk olahan susu, atau daging merah. Setelah mengobati jerawat dari dalam, bisa juga dibantu oleh penggunaan retinoid topikal dan pembersih wajah dengan kandungan salicylic/glycolic acid untuk eksfoliasi wajah.

Baca juga: Mengenal Jenis Pembersih Wajah yang Cocok untuk Jenis Kulit

PREVIOUS ARTICLE

BJ Editors: 3 Inspirasi Party Makeup Look untuk Merayakan Momen Spesial

NEXT ARTICLE

5 Rekomendasi Lipstik Nude Pink dengan Harga di Bawah Rp50.000 yang Cocok untuk Remaja

RELATED ARTICLES

Content Writer at Beauty Journal

COMMENTS

10comments


  • Debby Shintia6 months ago

    Dulu jerawatku gede" gitu, sekarang udah rada mereda dan... Malah jerawat kecil" hmmmzz

  • kurniasih boe6 months ago

    Penjelasannya ngga ribet jadi kita bisa ngerti. Makasih Infonya

  • Laely Aprihatini7 months ago

    Thankss infonya:)

  • Sucita Maharani7 months ago

    Thx

  • Fricilia Yesica Simbolon7 months ago

    Akhirnya ada penjelasan yg detail bgt + gak ribet bahasanya

  • Ratu Ghina Afifah7 months ago

    thx

  • winni fauziah7 months ago

    Makasih banyak infonya

  • Dewi Wulandari7 months ago

    Terimakasih infonya

  • Qoriah Nuria Islami7 months ago

    Kirain sama aja cara ngobatinnya ternyata beda. Makasih infonya :))

  • winda amalia marsha7 months ago

    nice info