Beauty

Bekas Jerawat yang Kemerahan Tampak Mengganggu? Intip Cara Mengatasinya di Sini!

Setelah berhasil mengusir jerawat pada wajah, tidak jarang masalah kulit yang satu ini meninggalkan ‘oleh-oleh’ berupa bekasnya yang tampak kemerahan dan mengganggu. Nah, sebelum membahas bagaimana cara mengatasinya, perlu Anda ketahui dulu nih, kalau bekas jerawat itu terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu Post Inflammatory Hyperpigmentation (PIH), Post Inflammatory Erythema (PIE), serta Atrophic Scars.

Post Inflammatory Hyperpigmentation dan Post Inflammatory Erythema

Post Inflammatory Hyperpigmentation, Post Inflammatory Erythema, Atrophic Scars

Salah satu bekas jerawat yang paling umum terjadi, terutama pada pemilik kulit berwarna terang, adalah Post Inflammatory Erythema yang terlihat seperti bekas jerawat kemerahan. Timbul karena adanya pembesaran pembuluh darah yang berada dekat dnegan permukaan kulit, bekas jerawat kemerahan sedikit lebih sulit untuk dihilangkan ketimbang PIH atau bekas jerawat kehitaman. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, kok! Yuk, lihat di sini!

1. Pilih Skin Care dengan Kandungan Soothing dan Calming

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan

Mengutip sepenggal kalimat dari artikel saya di sini, “Berbeda dengan pigmentasi pada PIH, Anda tidak bisa ‘mengelupas’ sel-sel kulit agar pembuluh darah tampak memudar. Bahkan, proses-proses untuk mempercepat pergantian sel-sel kulit yang dapat membantu PIH, justru berpotensi memperburuk kondisi PIE.

Nah, meskipun sulit untuk dihilangkan, Anda tetap bisa menggunakan produk yang bersifat soothing dan calming untuk membantu mengurangi kemerahan yang tampak pada kulit, kok! Beberapa kandungan skin care yang dapat Anda cari adalah  centella asiatica, green tea, aloe vera, serta allantoin.

Baca juga: Perbedaan Bekas Jerawat Post Inflammatory Hyperpigmentation dan Post Inflammatory Erythema yang Perlu Diketahui Para Wanita

2. Fokus pada Hidrasi Kulit

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan

Jika Anda beranggapan bahwa hidrasi hanyalah untuk mereka yang memiliki kulit kering, sepertinya keliru nih! Sebenarnya, kulit dehidrasi adalah permasalahan kulit yang diakibatkan oleh faktor eksternal, seperti polusi, over-exfoliating, atau cuaca, dan dapat terjadi pada jenis kulit apapun. Sedangkan kulit kering, sebenarnya merupakan kondisi bawaan sejak lahir. Nah, saat kulit mengalami dehidrasi, moisture barrier atau lapisan pelindung kulit pun akan terpengaruh hingga pada akhirnya akan memperparah kondisi bekas jerawat. Ingat, menjaga hidrasi kulit adalah kunci dari kulit yang sehat. Saat kulit terhidrasi dengan baik, bekas jerawat kemerahan pun akan lebih ‘kalem’ dan tidak lagi terlihat kemerahan.

Baca juga: Jangan Disamakan! Kulit Kering dan Dehidrasi Perlu ditangani dengan Cara yang Berbeda

3. Gunakan Sunscreen

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan

Saat terpapar sinar UV secara langsung, tentu saja bekas jerawat yang kemerahan akan semakin memerah. Tak hanya sampai di situ, sinar UV pun bahkan dapat mengganggu kesehatan kulit dan membuat proses pemulihan bekas jerawat semakin lama. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk Anda menggunakan sunscreen setiap hari. Jika kulit yang sehat saja harus dilindungi dengan sunscreen, apalagi kulit yang sedang bermasalah?

Baca juga: Tahapan Skin Care yang Perlu Anda Lakukan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

4. Perawatan Laser

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan

Dikarenakan akar permasalahan bekas jerawat kemerahan atau PIE terletak di pembuluh darah yang membesar, cara paling efektif untuk mengurangi bekas jerawat ini adalah dengan perawatan laser secara khusus. Salah satu treatment laser yang dapat Anda lakukan adalah vascular lasers. Perawatan ini bekerja menembus lapisan kulit cukup dalam, hingga mencapai pembuluh darah, dan dapat memencarkan pembesaran pembuluh darah. Namun, tentunya Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur ini, ya!

5. Hindari Mengiritasi Kulit Lebih Jauh

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Kemerahan

Seiring berjalannya waktu, bekas jerawat kemerahan sebenarnya akan berkurang dengan sendirinya. Akan tetapi, hal tersebut hanya berlaku jika Anda tidak memperparah iritasi yang terjadi pada kulit. Nah, beberapa cara untuk menghindari terjadinya iritasi yang lebih parah adalah dengan:

  • Tidak melakukan ekstraksi seperti memencet jerawat atau komedo di area yang bermasalah.
  • Tidak menggunakan pembersih wajah dengan kadar sulfates atau pH yang tinggi.
  • Tidak menggunakan toner atau produk skin care lainnya yang memiliki kandungan alkohol atau astringent.

Baca juga: 5 Jenis Bekas Jerawat yang Perlu Anda Kenali

PREVIOUS ARTICLE

Selain Rambut, Ternyata Ketombe Juga Bisa Muncul di Alis, Lho! Apa Sebabnya, Ya?

NEXT ARTICLE

Review: Membaurkan Makeup Jadi Lebih Mudah dengan Mad for Makeup Oh My! Mochi Blender

RELATED ARTICLES

Content Writer at BeautyJournal.

COMMENTS

9comments


  • Meiliyanti Tjioe2 hours ago

    Folback ya

  • Nelly Manurung13 hours ago

    Bermanfaat...thanks infonya

  • Fadhillah Widyaningtyas21 hours ago

    Pingin laser tapi duitnya :(

  • Farida Putri1 day ago

    akhirnya dapet solusi :(

  • indah velinda1 day ago

    thanks infonya kk

  • Shashia Wm2 days ago

    Ini problem aku bangeeet :(

  • Lina Zahirah2 days ago

    Hai kak.. follow back aku dong. Thank you

  • visca nurulita3 days ago

    followback ya :)

  • Adetia Kristianingsih4 days ago

    sangat membantu💖