ATUR ULANG PASSWORD

Atur ulang password

Lupa password Anda? Masukkan alamat email.

Beauty

Dari 3 Jenis Deodoran Ini, Mana yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan Anda?

Deodoran jadi produk pilihan untuk mencegah aroma tak sedap. Ada beberapa jenis deodoran yang umum beredar di pasaran saat ini: spray, roll-on dan stick. Di antara ketiganya, jenis mana yang saat ini Anda pakai? Nah, agar pemakaiannya lebih sesuai dengan kebutuhan, ada baiknya kenali dulu ketiga deodoran ini sebelum memutuskan jenis mana yang akan jadi andalan Anda sehari-hari. Yuk, simak penjelasan lengkapnya pada ulasan berikut!

Deodoran Spray

Deodoran berjenis spray atau yang sering juga disebut dengan aerosol umumnya memiliki kandungan antiperspirant yang berfungsi menahan keringat yang diproduksi oleh pori kulit di area ketiak. Selain itu, jenis spray juga mengandung kadar alkohol yang cukup tinggi. Itu sebabnya mengapa jenis deodoran ini dapat kering dengan cepat dan kerap memberikan sensasi dingin yang menyejukkan. Meski begitu, Anda wajib berhati-hati jika kandungan alkohol dan antiperspirant yang terkandung dalam deodoran telah melebihi batas yang disarankan. Alih-alih ingin meminimalisir bau ketiak, yang ada ketiak malah semakin mengeluarkan bau tak sedap, menimbulkan alergi kulit. Jika lebih senang praktis, jenis deodoran spray tentu sangat cocok untuk Anda. Apalagi, selain cepat kering, jenis ini juga mudah dibawa ke mana-mana karena kemasan botolnya yang sangat ringan. Namun sayang, selain harganya lebih mahal, pemakaian deodoran jenis spray juga lebih boros dan cepat habis dibandingkan jenis lainnya.

Baca juga: Cara Merawat Kulit Untuk Yang Sering Beraktivitas di Outdoor Atau Indoor

Deodoran Roll-On

Deodoran dengan jenis roll-on memiliki tekstur cair yang cenderung kental. Beberapa di antaranya ada yang memiliki warna putih susu, namun ada juga yang berwarna bening. Meski harganya jauh lebih murah dari jenis spray, sebagian wanita ternyata enggan memilih jenis ini karena takut cairan roll on-nya akan mengotori baju, khususnya di area ketiak. Nah, jika tak ingin hal ini terjadi, Anda dapat menyiasatinya dengan melakukan beberapa kegiatan bermanfaat, semacam memakai bedak atau memoles lipstik sambil menunggu satu atau dua menit hingga deodoran mengering. Dibandingkan deodoran spray, jenis roll-on lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung bahan-bahan yang dapat mencemari udara. Pemakaiannya pun jauh lebih hemat, bahkan bisa sampai dua atau tiga bulan. Khusus Anda yang memiliki kulit sensitif, deodoran jenis ini sangat disarankan karena memiliki kandungan yang melembapkan kulit dan minim alkohol.

Deodoran Stick

Karena bentuknya stick, jenis deodoran ini tentu memiliki tekstur yang lebih padat daripada jenis lainnya. Umumnya, deodoran stick mengandung natrium stearat, zat antimikroba dan sedikit parfum. Beberapa produk deodoran stick juga dilengkapi dengan kandungan emollients yang mampu memberikan efek lembut pada kulit ketiak setelah pemakaian. Kelebihan dari jenis ini juga terletak dari segi praktisnya yang mudah kering setelah dipakai. Harganya pun cukup terjangkau, maka tak heran jika banyak wanita menyukai deodoran jenis ini. Namun tidak sedikit wanita yang menghindari pemakaian deodoran stick dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan ketiak menghitam. Tapi tak perlu khawatir, Anda dapat mengatasinya dengan rutin menggosok secara halus dan membilas sisa residu deodoran stick yang menumpuk saat mandi agar kulit ketiak tidak mudah hitam.

Baca Juga: 4 Hal Penting yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Deodoran

PREVIOUS ARTICLE

Lipstik Nude Kylie Cosmetics Hasil Kolaborasi Bersama Kim Kardashian. Anda Suka?

NEXT ARTICLE

Tak Perlu Touch Up, 4 Produk Makeup Ini Anti Luntur Meski Dipakai Wudhu

RELATED ARTICLES

Content Writer at Beauty Journal

comments