Guide

Membersihkan Lubang Telinga Dengan Cotton Bud Katanya Berbahaya. Apa Sebabnya Ya?

Rutin menjaga kebersihan merupakan hal penting yang perlu dilakukan setiap orang. Tak hanya area-area terlihat saja yang perlu dibersihkan, beberapa bagian tubuh yang tak terlihat juga perlu mendapat perhatian, salah satunya bagian telinga. Sayangnya, sebagian besar masyarakat seringkali melakukan cara yang salah ketika membersihkan lubang telinga, misalnya saja dengan menggunakan cotton bud untuk mengorek bagian lubangnya. Meski sekilas terlihat aman, kenyataannya cara ini dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan indera pendengaran. Hmm, sebenarnya apa sih yang menyebabkan cotton bud kurang aman dijadikan sebagai alat pembersih lubang telinga?

Membersihkan lubang telinga dengan menggunakan cotton bud memang telah menjadi kebiasaan umum dalam masyarakat. Sayangnya, di balik rasa ‘geli-geli nikmat’ yang ditimbulkan, menggunakan cotton bud sebagai alat pembersih lubang telinga hanya akan menyebabkan gangguan kesehatan. Sebagian besar masyarakat mungkin beranggapan benda yang satu ini dapat membersihkan earwax atau kotoran telinga secara maksimal. Padahal, penggunaan cotton bud kenyataannya hanya akan mendorong earwax semakin masuk ke bagian terdalam telinga. Jika hal ini terus menerus dilakukan, kotoran akan menumpuk sehingga tingkat pendengaran pun akan semakin berkurang. Lebih parahnya lagi, kotoran yang menumpuk ini juga dapat mengeras dan membentuk kristal, lho! Kalau sudah begitu, mau tak mau Anda harus pergi ke dokter spesialis THT untuk menanganinya.

Membersihkan lubang telinga hingga ke bagian terdalam sebenarnya tidak perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan telinga memiliki mekanisme pembersihan mandiri, tidak seperti organ tubuh lainnya. Earwax yang terbentuk nantinya akan memerangkap partikel asing yang masuk ke dalam lubang telinga, kemudian membilasnya keluar sebagai kotoran. Para ahli kesehatan bahkan menganjurkan agar tidak menggunakan benda apapun untuk membersihkan earwax, termasuk dengan ear pick, baik yang berbahan besi maupun plastik. Di samping khawatir akan menimbulkan lecet akibat adanya gesekan antara cotton bud dan rongga telinga, membersihkan lubang telinga dengan alat juga dapat memicu pecahnya gendang telinga. Meski dapat sembuh dengan sendirinya, namun tetap saja prosesnya akan sangat menyakitkan dan mengganggu kenyamanan pendengaran dalam waktu yang cukup lama.

Membersihkan telinga sebenarnya tetap perlu dilakukan. Namun, pastikan Anda membersihkan telinga hanya pada bagian luarnya saja. Anda bisa menggunakan micellar water atau produk susu pembersih dan kapas untuk mengangkat debu serta kotoran yang menempel. Agar lebih maksimal lagi, Anda juga perlu membasuhnya dengan sabun dan air saat mandi. Jika produksi earwax benar-benar mengganggu, ada baiknya segera kunjungi dokter THT untuk mendapatkan pembersihan telinga yang lebih aman dan profesional.

Baca Juga: Waspada! Terlalu Sering Mengorek Telinga Ternyata Bisa Menimbulkan 5 Hal Buruk Ini, Lho!

PREVIOUS ARTICLE

BJ Editors: Pengalaman Aneh dan Ajaib yang Pernah Ditemui di Media Sosial

NEXT ARTICLE

3 Serial Televisi Lokal yang Tenar Pada Era 90-an Ini Akan Dibuatkan Versi Layar Lebar!

RELATED ARTICLES

COMMENTS0 comments