Guide

Merah atau Hitam? Ternyata Ada Hubungan Antara Warna Darah Menstruasi, Kesehatan, dan Kesuburan Anda!

Apa Anda pernah memerhatikan warna darah menstruasi? Atau, jangan-jangan Anda malah pernah khawatir setengah mati karena melihat warna darah menstruasi yang tidak wajar? Sebenarnya memang penting sekali untuk mengecek kondisi darah menstruasi, karena ternyata erat hubungannya dengan kesehatan dan kesuburan Anda. Warna darah menstruasi sebenarnya sangat beragam, mulai dari pink encer sampai hitam. Setiap variasinya ternyata bisa menandakan tingkat kesuburan Anda, sesuai dengan keadaan tubuh saat sedang datang bulan. Yuk, kita lihat apa saja artinya.

1. Merah Terang

Saat darah menstruasi berwarna merah terang, Anda bisa bernapas lega. Warna merah terang ini menandakan tubuh dan organ reproduksi Anda sedang dalam kondisi sehat dan prima. Hal ini juga menunjukkan kalau tubuh sudah cukup subur dan sedang mempersiapkan tempat untuk sel telur yang nantinya siap dibuahi.

2. Pink atau Merah Pucat

Jika darah menstruasi berwarna pink atau merah pucat, ada kemungkinan tubuh sedang mengalami kesulitan untuk memproduksi sel darah merah atau sedang kekurangan zat besi. Hal ini disebabkan karena tingkat hormon estrogen yang rendah, anemia, pola makan kurang seimbang, atau tubuh kurang baik dalam menyerap nutrisi. Jika sedang melakukan program kehamilan, Anda sebaiknya mulai waspada. Hal ini menandakan sistem reproduksi bisa ikut terganggu kalau tubuh kekurangan sel darah merah yang berfungsi mengedarkan oksigen dan nutrisi bagi setiap organ tubuh. Sebaiknya, Anda mulai menjaga pola makan bergizi dan minum suplemen penambah darah jika diperlukan.

3. Kecokelatan

Warna darah menstruasi yang berwarna kecoklatan di awal atau di akhir siklus menstruasi bisa berasal dari lapisan dalam uterus dan darah lama yang baru bisa dikeluarkan oleh tubuh. Tenang, ini adalah sesuatu yang normal. Suhu tubuh juga ternyata memengaruhi kualitas darah menstruasi dan bisa menyebabkan warnanya menjadi kecokelatan. Bila di awal menstruasi suhu tubuh terlalu tinggi (di atas 36.5C), darah cenderung akan berwarna kecokelatan dan hampir seperti warna darah yang teroksidasi. Suhu tubuh yang tinggi juga bisa mengganggu waktu ovulasi dan memiliki dampak negatif pada kesuburan.

4. Merah Gelap dengan Gumpalan

Ini bisa menandakan kalau tingkat hormon progesteron tubuh sedang rendah dan tingkat hormon estrogen sedang tinggi. Walaupun keluarnya gumpalan adalah sesuatu yang normal, namun Anda juga harus memerhatikan ukuran gumpalannya juga. Jika ukurannya terlalu besar, hal ini bisa menandakan ketidakseimbangan hormon yang serius, lho. Bila warna darah merah gelap disertai gumpalan dan rasa nyeri pada perut, bisa jadi Anda menderita uterine fibroids atau biasa dikenal dengan miom. Meski penyakit ini termasuk jinak, tapi bisa menimbulkan rasa sakit saat menstruasi, jadi segera lakukan pengecekan USG ya.

5. Abu dan Merah

Warna Darah Menstruasi

Waspadai warna darah menstruasi seperti ini, karena bisa jadi pertanda Anda mengidap penyakit atau infeksi menular seksual, apalagi bila disertai bau yang tidak sedap. Selain itu, kombinasi warna ini juga sering dialami oleh wanita yang mengalami keguguran. Jadi, kalau ada kemungkinan Anda sedang hamil atau mengalami keguguran, langsung konsultasikan ke dokter.

6. Kehitaman

Pasti khawatir rasanya melihat darah menstruasi yang berwarna kehitaman, tapi ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Ketika tubuh kesulitan mengeluarkan darah dalam jangka waktu lama, saat akhirnya keluar, warnanya kehitaman dan biasanya disertai rasa nyeri dan pendarahan. Hal ini bisa terjadi pada wanita yang sebelumnya memiliki masalah fibroid dan endometriosis parah. Wanita yang mengeluarkan darah menstruasi kehitaman biasanya akan mengalami kesulitan sulit untuk hamil, karena akan berisiko terjadinya masalah pendarahan yang mempengaruhi plasenta selama masa kehamilan.

 

Jadi mulai dari sekarang, selalu perhatikan warna darah menstruasi Anda ya. Bila ada masalah, Anda bisa segera ditangani dokter sebelum menjadi tambah parah.

PREVIOUS ARTICLE

Ups, Ternyata Tak Semua Sakit Kepala Punya Obat yang Sama. Kenali Dulu Jenisnya di Sini

NEXT ARTICLE

3 Alasan Anda Harus Pakai Lipstik Nude Saat Kencan Pertama

RELATED ARTICLES